PILIHAN REDAKSI

Hendra Irwan Rahim Dukung Penguatan Lembaga KPID Sumbar

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi I DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim memandang lembaga Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) ...

Advertorial

Ketua APDESI yang Sah Kutuk Keras Nama Organisasinya Dicatut Terkait Dukungan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi

          Ketua APDESI yang Sah Kutuk Keras Nama Organisasinya Dicatut Terkait Dukungan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi
Ketua APDESI yang Sah Kutuk Keras Nama Organisasinya Dicatut Terkait Dukungan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Arifin Abdul Majid angkat suara terkait dukungan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, seperti diketahui APDESI beranggotakan Kepala Desa dan Perangkat Desa baik yang aktif maupun purna bakti seluruh Indonesia dan sesuai Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"APDESI telah mendapatkan pengesahan sebagai Organisasi Masyarakat berbadan hukum sejak 2016 sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU.0072972-AH.01.07 TAHUN 2016 dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0001295-AH.01.08 Tahun 2021 tentang Perubahan Perkumpulan Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia dengan Ketua Umum Arifin Abdul Majid dan Sekretaris Jenderal Muksalmina," ungkapnya melalui pernyataan tertulis kepada BentengSumbar.com pada Kamis, 31 Maret 2021.

Untuk itu, ia pun memberikan penjelasan sehubungan dengan Pelaksanaan silatlatnas Kepala Desa di Istora Jakarta, tanggal 29 Maret 2022 yang mengusung Nama APDESI.

"Kami mengutuk keras penggunaan nama organisasi kami yang dilakukan oleh orang-orang tertentu dan menggiring opini seolah-olah seluruh kepala desa yang bergabung dalam organisasi kami meminta perpanjangan masa jabatan presiden," pungkasnya.

Ia pun mempertanyakan kepada pemerintah mengapa nama organisasi masyarakat APDESI yang sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM masih boleh digunakan oleh orang yang tidak berhak.

"Sangat kami sayangkan telah menjustifikasi seluruh Anggota APDESI masuk dalam politik praktis, khususnya polimik presiden 3 periode," katanya.

Ia eminta kepada Kepolisian RI  mengungkap aktor intelektual yang telah menggiring Isu seolah-olah seluruh anggota APDESI masuk mendukung perpanjangan masa jabatan presiden serta telah mencemarkan kehadiran Presiden Republik Indonesia seolah-olah presiden hadir di acara tersebut  karena akan mendapat dukungan untuk biasa menjadi Presiden 3 periode dari seluruh anggota APDESI.

"Kami mengharapkan semua teman-teman media dapat membantu meluruskan Informasi ini kepada masyarakat sehingga tidak terjadi penyesatan dan distorsi Informasi yang merugikan kelembagaan dan anggota APDESI seluruh Indonesia," pungkasnya. (BY)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »