PILIHAN REDAKSI

Gus Thuba Dicap Sombong dan Tidak Beradab, Habib Qadir: Beliau Punya Silsilah pada Rasulullah SAW

BENTENGSUMBAR.COM - Video Gus Thuba dinilai tidak menghormati Habib Abdul Qodir bin Abb Hadi Al-Haddar Banyuwangi viral di medi...

Advertorial

Nggak Terima Disebut Jadi Biang Kerok Penundaan Pemilu 2024, Suara Luhut Menggelegar!

          Nggak Terima Disebut Jadi Biang Kerok Penundaan Pemilu 2024, Suara Luhut Menggelegar!
Nggak Terima Disebut Jadi Biang Kerok Penundaan Pemilu 2024, Suara Luhut Menggelegar!
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dituding menjadi tokoh yang menginisiasi penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

Luhut disebut meminta Partai Amanat Nasional (PAN) untuk meminta persetujuan partai politik lainnya terkait wacana tersebut.

Tidak terima dengan tudingan yang menyebut dirinya mengotaki wacana penundaan Pemilu ini, Luhut lewat juru bicaranya Jodi Mahardi langsung memberi bantahan tegas. 

Dia mengatakan Luhut sama sekali tidak pernah terlibat dalam mengkoordinasikan agenda penundaan Pemilu dengan partai politik.

“Enggak ada itu namanya koordinasi penundaan (Pemilu) pada pimpinan parpol,” kata Jodi kepada wartawan.

Jodi mengakui pertemuan Luhut dengan pimpinan partai politik adalah hal yang wajar, lagi pula ketika bertemu dengan bos-bos dari partai politik, mereka hanya membahas berbagai masalah yang sedang terjadi di Indonesia sekarang ini. Tidak ada omongan mengenai penundaan Pemilu 2024.

“Kalau silaturahmi dengan pimpinan parpol mah biasa,” tuturnya.

Jodi mengaku tidak heran dengan isu miring yang menerpa Luhut, dia bilang hal ini sudah biasa bagi Luhut yang belakangan ini memang kerap dihantan isu - isu tidak mengenakan. 

Intinya dia tetap bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat Indonesia hingga masa jabatannya menjadi Menko Marves berakhir pada 2024 mendatang.

“Ya Pak Luhut kan sudah biasa diterpa isu, saat ini Pak Menko tetap aja fokus kerja buat republik,” tandasnya.

Sumber: Wartaekonomi
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »