PILIHAN REDAKSI

Sentilan UAS: Umat Islam Penghina Ulama, Mereka Biasanya Keturunan PKI

BENTENGSUMBAR.COM - Sebuah potongan video yang memperlihatkan pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad atau akrab disapa UAS menyen...

Advertorial

Setelah Komentari Minyak Goreng, Megawati Bicara Kader Harus Peka Masalah Rakyat: Teruskan Perjuangan Bung Karno

          Setelah Komentari Minyak Goreng, Megawati Bicara Kader Harus Peka Masalah Rakyat: Teruskan Perjuangan Bung Karno
Setelah Komentari Minyak Goreng, Megawati Bicara Kader Harus Peka Masalah Rakyat: Teruskan Perjuangan Bung Karno
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta setiap kader partai turun membangun kepekaan terhadap persoalan rakyat.

Megawati mengingatkan seluruh kader termasuk yang berhasil lolos ke legislatif dan eksekutif, harus terus bergerak bersama rakyat, menyelesaikan persoalan rakyat, dan membangun masa depan.

"Kader PDI Perjuangan harus meneruskan perjuangan Bung Karno. Cara berpikir beliau yang membumi, enggak neko-neko. Dengan spirit itu menyatu dengan rakyat," ujar Megawati, dilansir dari Tempo pada Rabu, 23 Maret 2022.

Sebelumnya, Megawati justru dikritik karena dinilai tidak peka dengan masalah sosial masyarakat setelah mengomentari ramainya ibu-ibu yang mengantre minyak goreng. Mega mengaku heran dengan masyarakat yang berebut dan antre minyak goreng.

Menurut dia, harusnya masyarakat bisa beralih menggunakan metode memasak yang lain jika harga minyak goreng melambung. Misalnya, memasak dengan cara direbus, dikukus, hingga dirujak.

"Saya tuh sampai ke ngelus dodo, bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng, saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng. Sampai begitu rebutannya," kata Megawati dalam seminar daring tentang pencegahan stunting, pada Kamis, 17 Maret 2022.

Pakar politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, menganggap Megawati tidak peka dengan masalah sosial masyarakat. Ujang mengatakan tidak semua hidangan dapat direbus seperti saran Megawati. 

Selain itu, saran Megawati dianggap tidak menyentuh akar permasalahan dari langka dan mahalnya komoditas minyak goreng.

"Pernyataan tersebut kurang peka dan tak solutif. Mestinya Megawati meminta Jokowi dan Puan, sebagai Presiden dan Ketua DPR untuk mengamankan pasokan minyak goreng, bukan meminta rakyat merebus makanan," kata Ujang saat dihubungi Tempo, Sabtu, 19 Maret 2022. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »