PILIHAN REDAKSI

Rencana Luhut Audit Perusahaan Sawit, Politikus PDIP: Seperti Menteri Super

BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus memprotes rencana Menteri Koordinat...

Advertorial

Viral, Istri Polisi Nyinyirin Ade Armando di Medsos: Akhirnya Ditelanjangkan Karena Terlalu Suka Mengkritik

          Viral, Istri Polisi Nyinyirin Ade Armando di Medsos: Akhirnya Ditelanjangkan Karena Terlalu Suka Mengkritik
Foto Kolase. Viral, Istri Polisi Nyinyirin Ade Armando di Medsos: Akhirnya Ditelanjangkan Karena Terlalu Suka Mengkritik
BENTENGSUMBAR.COM - Komentar istri anggota Polri terkait kasus penganiayaan dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, viral di media sosial.

Istri anggota Polri itu bernama Yenny Romo Wiryo.

Diketahui, Yenny Romo Wiryo ikut mengomentari postingan video yang diunggah oleh akun Yus Pulu di grup Facebook Info Terkini Kota Namlea pada 12 April 2022 lalu.

Video berdurasi 30 detik yang menayangkan Ade Armando yang dievakuasi oleh polisi ke dalam kawasan gedung DPR RI.

Ada ratusan orang yang mengomentari unggahan video tersebut. Salah satunya Yenny Romo Wiryo.

"Akhirnya ditelanjangkan, karena terlalu suka mengkritik eh," tulis Yenny yang menggunakan nama akun New Yenny Romowiryo.

Tulisan Yenny itu dibalas oleh pengguna Facebook lainnya bernama Putri AD.

Dia menulis: "Lemes bestiee setengah jalan dah celane tu turon," balas Putri AD.

Yenny pun memberikan emoji tertawa. Akun atas nama Rafiqah Handinah turut menimpalinya.

"Sampe kena terlanjangkan orang rese la mulutmu harimau mu", balas Rafiqah.

"Itulah akibatnya kak," tulis Yenny lagi. Akun Putri AD kembali membalas," Mulutmu babak belurmu."

Dilansir dari FIN.CO.ID, akun Facebook atas nama New Yenny Romowiryo sudah ditutup. 

Namun, akun instagramnya masih bisa diakses. Dari bio IG-nya tertulis Ny.Yenny M.Nasoha SH (Polair Polda Kalbar).

Dari foto-foto di IG-nya, sang suami diketahui bernama Brigadir Polisi M. Nasoha. 

Sekedar diketahui, seluruh keluarga besar TNI/Polri punya aturan dan disiplin yang berbeda dengan masyarakat sipil. 

Keluarga anggota TNI/Polri harus taat dan tunduk dengan aturan tersebut.

Anggota TNI/Polri tidak boleh ikut dalam urusan demokrasi, politik praktis, dan ujaran kebencian.

Seluruh keluarganya harus taat, setia dan loyal terharap pimpinan negara.

Jika ada yang melanggar akan menerima konsekuensi dari kesalahan yang dilakukan. 

Apabila terjadi sesuatu dengan keluarga besar anggota Polri, termasuk anak atau istri, hal ini akan berhubungan langsung dengan posisi anggota Polri. 

Sebelumnya, istri prajurit TNI bernama Annisa Rahmania diketahui menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan mengunggah tulisan 'Potong bebek angsa, angsa di kuali, gagal urus bangsa minta 3 kali'  di status WA. 

Dia adalah istri dari Pratu (Prajurit Satu) Gilang Rinaldi, anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 117/Ksatria Yudha (KY). 

Annisa sendiri sudah meminta maaf secara terbuka kepada Presiden Jokowi dan unsur pimpinan TNI. Annisa mengaku hanya ikut-ikutan. 

Dia mengakui tindakannya telah mencoreng nama TNI AD dan Kodam Iskandar Muda. Annisa juga berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya lagi.  (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »