PILIHAN REDAKSI

Sakit Hati Diminta Uang Sewa Kamar, Pria Ini Tikam Ibu Kos dari Belakang hingga Tewas

BENTENGSUMBAR.COM - Motif penikaman wanita Jumiati alias Melda Siahaan, di belakang Pasar Horas, jalan Lokomotif, Pematangsiant...

Advertorial

Dr Tifa Ngamuk Disebut ODGJ Lepas dari RSJ, Singgung Bareskrim dan Katai Pelaku dengan Nama Binatang: Biadab!

          Dr Tifa Ngamuk Disebut ODGJ Lepas dari RSJ, Singgung Bareskrim dan Katai Pelaku dengan Nama Binatang: Biadab!
Dr Tifa Ngamuk Disebut ODGJ Lepas dari RSJ, Singgung Bareskrim dan Katai Pelaku dengan Nama Binatang: Biadab!
BENTENGSUMBAR.COM – Ahli epidemiologi dr Tifauzia Tyassuma atau lebih dikenal dengan dr Tifa mengaku telah mendapat fitnah paling biadab dari buzzer di Twitter yakni disebut sebagai pasien dengan gangguan kejiwaan (ODGJ), dia pun kesal hingga berniat melaporkannya ke Bareskrim Polri orang yang disebutnya dengan nama binatang itu.

Dr Tifa mengatakan dari sekian banyak Fitnah yang pernah didapatkannya menurutnya ini yang paling biadab yang dilakukan oleh buzzer padanya yakni dia disebut pasien ODGJ.

Menurut dr Tifa sebenarnya dirinya mau melaporkanya ke Bareskrim orang yang menyebutnya ODGJ. Tetapi, menurutnya Bareskrim tak berurusan dengan orang yang disebut layaknya binatang atau kera itu.

Dr Tifa sebut telah mendapat fitnah paling kurang ajar dan biadab

“Dari sekian banyak fitnah yang dilakukan Buzzer kepada saya. Ini fitnah yang betul-betul paling kurang ajar dan biadab. Mau saya usut ke Bareskrim, tapi Bareskrim tidak berurusan dengan Kera. Jadi ya sudahlah. Buat yang percaya: kalian adalah Kera,” kata dr Tifa seperti yang dikutip Hops.ID dari akun Twitter miliknya @DokterTifa pada Sabtu 30 April 2022.

Dr Tifa juga menyertakan foto tangkapan layar salah satu cuitan netizen yang menyebutnya sebagai ODGJ. Selain ada foto dr Tifa juga ada keterangan bahwa gambar tersebut merupakan pasien ODGJ yang sempat terlepas dari rumah sakit.

“Kami pihak RSJ Dr Soeharto Heerjan meminta maaf kepada mayarakat luas karena keteledoran kami, dalam menjaga pasien kabur dan melarikan diri. Kami akan berusaha secepatnya dan semaksimal mungkin untuk menangkap dan membawa pasien tersebut guna kenyamanan bersama. Terima kasih," tulis pernyataan dari akun Twitter @priadi.

Dr Tifa sebut buzzer yang memfitnahnya sebagai kera

Dr Tifa pun mengatakan bahwa dirinya percaya semakin dipakai buzzer-buzzer untuk menyerang dengan fitnah maka kebenaran nanti akan menemukan jalannya.

“Semakin kalian gunakan buzzer-buzzer kera tanpa otak buat menyerang orang Fitnah dan makian kotor, itulah senjata kera untuk membunuh pejuang. Padahal Fakta menunjukkan: Satu-satunya kekuatan kalian yg tersisa cuma buzzer-buzzer kera. KEBENARAN akan selalu punya jalannya!,” tulisnya.

Sumber: HopsID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »