PILIHAN REDAKSI

Disebut Bagian dari Kerajaan Melayu, Mendagri Singapura Berang, Serang Balik UAS: Radikalisasi Remaja

BENTENGSUMBAR.COM - Singapura kembali angkat bicara mengenai pelarangan masuk Ustaz Abdul Somad (UAS). Menteri Dalam Negeri Sin...

Advertorial

Sambil Menangis, Soraya Haque Sebut Pelaku Penganiayaan Ade Armando Seperti Binatang Tak Punya Hati

          Sambil Menangis, Soraya Haque Sebut Pelaku Penganiayaan Ade Armando Seperti Binatang Tak Punya Hati
Sambil Menangis, Soraya Haque Sebut Pelaku Penganiayaan Ade Armando Seperti Binatang Tak Punya Hati
BENTENGSUMBAR.COM - Artis senior Soraya Haque memberikan pendapatnya terkait kasus penganiayaan yang terjadi pada pegiat media sosial, Ade Armando.

Soraya Haque menyebut jika pelaku pengeroyokan tak ubahnya seperti binatang tak punya hati yang sudah lupa menjadi seorang manusia.

Hal itu diungkapkan Soraya Haque dalam sebuah diskusi online. Dengan menangis, ia mengutuk orang-orang yang memperlakukan buruk orang lain tersebut.

Sebut pelaku pengeroyokan seperti binatang

Soraya Haque mengkritisi tegas bagaimana sikap orang-orang yang melakukan pengeroyokan atas Ade Armando yang terjadi pada 11 April 2022 lalu di depan gedung DPR RI.

Ia menyebut jika pelaku pengeroyokan telah lupa menjadi seorang manusia dan tak ubahnya seperti binatang yang tak memiliki hati nurani dalam memperlakukan manusia.

"Saya melihat orang yang hidup di antara kita ini sudah lupa menjadi manusia, seperti binatang mereka tidak menggunakan hati nurani memperlakukan manusia lain dengan tidak sepantasnya," ujar Soraya Haque sambil menangis dikutip Hops.ID dari kanal YouTube CokroTV pada Selasa, 03 Mei 2022.

Soraya Haque sangat menyayangkan insiden tersebut bisa terjadi hingga mengakibatkan Ade Armando terluka dan harus menjalani perawatan.
Kenal Ade Armando saat melakukan diskusi

Lebih lanjut, Soraya menjabarkan awal mula perkenalannya dengan Ade Armando melalui banyak diskusi online di Instagram seputar konsep beragama.

"Saya kenal mas Ade ini lewat banyak diskusi Instagram live terkait dengan bagaimana untuk mencerahkan teman-teman IG di dalam membawa sebuah konsep beragama yang lebih menggunakan akal sehat," ujarnya.

Diskusi tersebut seputar bagaimana membaca teks dan memaknainya dengan interpretasi yang luas. Termasuk dalam membaca sebuah kitab, tak hanya Alquran saja namun juga kitab agama lain dengan pikiran terbuka.

"Bagaimana membaca teks, membaca konteks bagaimana menginterpretasikannya sehingga ada perluasan di dalam cara berpikir dalam membaca sebuah kitab yang kita yakini apa pun kitab itu," ujar Soraya.

"Tak hanya Islam, tapi juga dengan agama-agama yang lain," lanjutnya.

Sumber: HopsID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »