PILIHAN REDAKSI

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Gerai Holywings, Nikita Mirzani Syok: Kami Punya Ribuan Pegawai Cari Nafkah di Sana

BENTENGSUMBAR.COM - Artis Nikita Mirzani mengomentari pencabutan izin usaha terhadap 12 gerai Holywings di Jakarta. Sebagai sal...

Advertorial

Wako Hendri Septa Pimpin Pencarian Tiga Pelajar SMK Korban Hanyut di Lubuak Tongga, Satu Korban Berhasil Ditemukan!

          Wako Hendri Septa Pimpin Pencarian Tiga Pelajar SMK Korban Hanyut di Lubuak Tongga, Satu Korban Berhasil Ditemukan!
Wako Hendri Septa Pimpin Pencarian Tiga Pelajar SMK Korban Hanyut di Lubuak Tongga, Satu Korban Berhasil Ditemukan!
BENTENGSUMBAR.COM - Mendengar kabar duka hanyutnya sebanyak tiga orang warga di kota yang ia pimpin sewaktu mandi-mandi di Lubuak Tongga, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/6/2022) pukul 12.00 WIB kemarin, Minggu (12/6/2022) pagi sekira pukul 09.00 WIB, Wali Kota Padang Hendri Septa langsung mendatangi lokasi sembari menyisir aliran sungai dalam upaya pencarian korban.

Dalam kesempatan itu juga terlibat Kapolresta Padang AKBP Ferry Harahap, Anggota DPRD Padang Rustam Efendi, Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto serta Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, Camat Koto Tangah Darmalis dan Lurah Balai Gadang Yufrizal Maas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampai saat ini di beberapa titik pun masih terlihat petugas BPBD Kota Padang bersama Tim SAR Gabungan, personil TNI/Polri serta unsur kebencanaan lainnya dan masyarakat setempat tengah berjibaku melakukan pencarian bagi ketiga korban hanyut yang merupakan pelajar SMK Negeri 5 Kota Padang itu. 

Alhasil, pada pukul 11.20 WIB satu dari tiga korban hanyut bernama Sintia Vita Loka (16) yang berdomisili di Belakang Taman Makam Pahlawan Lolong berhasil ditemukan.

Korban ditemukan terjepit di sebuah batu besar di sekitar lokasi kejadian awal mula ia hanyut dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Jenazahnya pun lantas dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara, dua orang korban hanyut lainnya lagi yakni Ulfa (16) tinggal di Jl. Ahmad Yani dan Ikhsan Maulana (16) beralamat di Komplek Bunga Mas 3 Tunggul Hitam masih dalam upaya pencarian.

Seperti diketahui, kronologi kejadian hanyutnya ketiga pelajar SMK tersebut berawal sewaktu mereka dan satu orang rekannya yang selamat Aditya Nugraha (16) hendak mandi-mandi di Lubuak Tongga. 

Keempat remaja tersebut tidak mengetahui kondisi cuaca buruk dan debit air yang tinggi saat itu 

Aditya yang selamat pun sewaktu kejadian sudah berupaya menyelamatkan rekan-rekannya, namun upayanya sia-sia dikarenakan arus sungai yang begitu deras dan datang secara mendadak lalu menghanyutkan ketiga rekannya. Ia pun langsung melaporkan kejadian ini kemasyarakat setempat.

Wali Kota Padang Hendri Septa di sela pencarian menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Padang turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang melanda ketiga korban hanyut tersebut.

Ia pun lantas menguatkan orang tua dan keluarga korban sembari berharap semua korban bisa ditemukan sesegera mungkin. 

"Hari ini alhamdulillah satu dari tiga korban berhasil ditemukan. Mudah-mudahan dua korban lagi juga dapat ditemukan sesegera mungkin. Kita akan menyisir aliran sungai Batang Kandis ini sampai ke muara pantai untuk upaya pencarian tentunya," harap orang nomor satu di Kota Padang itu seraya menyemangati petugas yang melakukan pencarian korban.

Lebih lanjut Hendri Septa juga mengingatkan warga Kota Padang seiring keluarnya peringatan dini cuaca buruk di wilayah Sumbar termasuk Kota Padang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau.

"Pihak BMKG memprediksi cuaca buruk masih melanda sebagian besar wilayah ini hingga beberapa hari ke depan. Untuk itu kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi," tukasnya didampingi Plt Kalaksa BPBD Arfian. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »