Advertorial

Daerah

HRS Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Nasdem: Jangan Memecah Belah!

          HRS Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Nasdem: Jangan Memecah Belah!
HRS Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Nasdem: Jangan Memecah Belah!
BENTENGSUMBAR.COM – Bendahara Umum (Bendum) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni mengajak Habib Rizieq Shihab perangi kebohongan.

Hal ini ditegaskannya merespons pernyataan Habib Rizieq dalam konferensi pers siaran langsung di kanal YouTube Islamic Brotehrhood Television (IBTV), Rabu (20/7/2022).

“Kita paham memang masih banyak terjadi ketidakadilan dan yang darurat-darurat di negara ini, makanya mari kita bersama-sama berjuang untuk menghilangkan hal-hal tersebut,” kata Sahroni.

Kendati demikian, Sahroni menyarankan agar Habib Rizieq memerangi kebohongan dan kedzaliman dengan cara yang benar, bukan malah memecah belah.

“Jangan kita bermaksud ingin melawan, tapi justru dengan cara-cara yang memecah belah bangsa,” lanjut Sahroni.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini turut mengapresiasi status bebas bersyarat Habib Rizieq yang diberikan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Tentunya dengan bebasnya Rizieq Shihab, saya berharap agar beliau bisa menuai pelajaran dari pengalamannya selama menjalani berbagai kasus hukum ini,” ujar dia.

“Saya juga berharap agar beliau lebih berhati-hati dalam berbagai tindakan beliau ke depannya, karena walau bagaimanapun HRS ini memiliki pengikut, dan tentunya akan sangat baik jika beliau menggunakan pengaruhnya untuk hal-hal yang positif, damai dan menyejukkan,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq menyinggung perihal darurat kebohongan, kedzaliman, hingga kerusakan berdampak pada kondisi negara. Habib Rizieq menilai, darurat kebohongan menjadi budaya di masyarakat.

“Bagaimana kita punya negeri di mana-mana ada kerusakan, di mana-mana ada kemungkaran, Saudara, maka kebohongan sudah membudaya dan negeri kita lagi darurat kebohongan,” jelasnya.

“Karena itu, yang saya ingin sampaikan di sini, Saudara, apa itu darurat kebohongan, apa itu darurat korupsi, apa itu darurat kezaliman, apa itu darurat utang, apa itu darurat ekonomi dan lain sebagainya, maka kuncinya, yuk sama sama-sama kita obati semua itu dengan revolusi akhlak,” sambungnya.

Habib Rizieq kemudian mengungkapkan, orang berakhlak baik akan memanfaatkan tubuhnya untuk membuat kebaikan. Begitu pun akalnya yang bisa digunakan untuk memikirkan kebaikan.

“Orang yang akhlaknya baik, semua yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Orang yang akhlaknya baik, matanya digunakan memandang yang baik, telinganya digunakan untuk mendengar yang baik,” jelasnya.

Sumber: Pantau
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »