Advertorial

Daerah

Bupati Padang Pariaman Apresiasi Open Tournament Porlils FC Lubuak Ipuah

          Bupati Padang Pariaman Apresiasi Open Tournament Porlils FC Lubuak Ipuah
Bupati Padang Pariaman Apresiasi Open Tournament Porlils FC Lubuak Ipuah
BENTENGSUMBAR.COM - Sore menjelang Maghrib, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur bersama Kepala BPKD Taslim Leter, Kepala DLHPKPP Arkadius, Kepala Dishub Rifki Monrizal, Kabag Prokopim Andri Satria Masri, dan Sekretaris Disparpora Masarudin mendatangi lapangan bola Lubuak Ipuah, Nagari Kuranji, Kecamatan Nan Sabaris,  membuka Open Tournament PORLIPS FC Lubuak Ipuah, Senin (08/08).

Saat rombongan Bupati sampai di lapangan bola kaki tersebut, dua kesebelasan dari Kota Pariaman sedang melangsungkan pertandingan babak pertama. Rombongan disambut Wali Nagari Kurai Taji, Sekcam Nan Sabaris Alkhaufa dan tokoh masyarakat dari rantau AKBP Afrizal.

Saat istirahat turun main, Suhatri Bur menyampaikan apresiasinya kepada PORLIPS FC, Wali Nagari Kurai Taji beserta pemuda dan masyarakat Lubuak Ipuah yang menggelar kegiatan open tournament tersebut.

“Saya sangat apresiasi dengan generasi muda Lubuak Ipuah yang menyelenggarakan Open Tournament Bola Kaki dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT RI Ke-77,” kata Suhatri Bur.

Suhatri Bur mengatakan  open tournament ini sangat multi manfaat. “Bermanfaat untuk menyalurkan energi positif pemuda dengan kegiatan positif sehingga berkontribusi positif menghindari generasi muda dari godaan penyalhgunaan narkoba,” kata Ketua Umum BNK Kabupaten Padang Pariaman itu.

Lebih lanjut Suhatri menjelaskan manfaat lainnya dari pelaksanaan open tournament adalah karena waktu pelaksanaannya yang cukup lama maka masyarakat sekitar bisa mendapatkan manfaat dengan menggelar dagangan sehingga mendapatkan keuntungan yang banyak.

Wakil Ketua PSSI Sumbar dua periode itu juga mengingatkan agar open tournament itu dijadikan ajang silaturahim mempererat hubungan antar pecinta sepak bola dan menjajal skill bermain bola. “Jangan sampai terjadi adu kekuatan kaki karena bernafsu ingin menjadi juara,” katanya.

“Mainlah dengan fair play agar masyarakat mendapatkan tontonan yang bermutu. Kepada panitia harus menyediakan tim medis dari Pukesmas setempat supaya jika terjadi cidera dapat ditangani dengan cepat,” tutupnya mengakhiri.

Open tournament PORLIPS FC itu menampilkan 16 tim dari tiga daerah, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kabupaten Pasaman.(R/AT)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »