Advertorial

Daerah

Capres Potensial Bungkam Soal Kenaikan BBM, Faizal Assegaf: Belum Jadi Presiden Sudah Ikut Tipu Rakyat

          Capres Potensial Bungkam Soal Kenaikan BBM, Faizal Assegaf: Belum Jadi Presiden Sudah Ikut Tipu Rakyat
Capres Potensial Bungkam Soal Kenaikan BBM, Faizal Assegaf: Belum Jadi Presiden Sudah Ikut Tipu Rakyat

Capres Potensial Bungkam Soal Kenaikan BBM, Faizal Assegaf: Belum Jadi Presiden Sudah Ikut Tipu Rakyat
BENTENGSUMBAR.COM -  Aktivis 98, Faizal Assegaf geram karena tidak adanya respon yang diperlihatkan oleh calon kuat Presiden 2024 atas kenaikan harga BBM bersubsidi.


Sebagaimana diketahui, melalui jumpa persnya, pemerintah pada Jumat (3/9/2022) mengumumkan harga baru BBM bersubsidi.


Khusus Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Sementara Solar dari Rp Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter.


Atas kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut, sejumlah tokoh nasional angkat bicara dan menyatakan sikap menolak kenaikan harga yang diumumkam pemerintah.


Namun menariknya, tak ada satupun dari tokoh yang digadang-gadang bakal calon Presiden 2024. Bahkan, yang masuk dalam daftar 5 besar menurut survei.


"Rakyat melihat dgn sangat terang & jelas hanya: La Nyalla Mattalitti sbg pejabat negara yg berani & tegas menolak kenaikan BBM," ujar Faizal Assegaf dikutip dari unggahan twitternya, @faizalassegaf (4/9/2022).


"Mereka yg dipuja-puji sbg Calon Presiden. Justru bungkam dan bersembunyi dibalik topeng kemunafikan. Belum jadi presiden, sudah ikut menipu rakyat," sambung Faizal.


Sejauh ini memang, nama-nama seperti Prabowo Subianto, Puan Maharani, Sandiaga Uno, Anies Baswedan, sampai Ganjar Pranowo belum memberikan pernyataan sikap atas kenaikan harga BBM bersubsidi.


Justru, baru Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti yang secara tegas menolak kenaikan harga tersebut. LaNyalla Mahmud Mattalitti sebelumnya mengatakan, rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, terutama Pertalite, dapat memiliki efek domino yang serius jika diterapkan.


Karena itu, LaNyalla meminta pemerintah mendengarkan suara keberatan dari masyarakat.


Sumber: Fajar.co.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »