Advertorial

Daerah

KPU Pasaman Terima 21 Laporan Pencatutan NIK Oleh Parpol

          KPU Pasaman Terima 21 Laporan Pencatutan NIK Oleh Parpol
KPU Pasaman Terima 21 Laporan Pencatutan NIK Oleh Parpol
BENTENGSUMBAR.COM - Tim KPU Sumbar hari ini, Selasa (13/9/2022) bergerak ke KPU Kab. Pasaman. Sesampainya di kantor KPU setempat, tim yang di pimpin Ketua Divisi Hukum dan Teknis, Amnasmen SH dan di dampingi Kasubag Hukum, Metrina Tosika disambut lansung oleh Ketua KPU Kab. Pasaman, Rodi Andermi, SH.

Saat baru masuk ke kantor KPU Pasaman, Kordiv Hukum Dan Teknis KPU Sumbar, Amnasmen terkejut banyak masyarakat yang melapor.

Sebanyak 21 laporan namanya di catut oleh partai politik yang terdaftar sebagai anggota parpol tertentu. Padahal mereka merasa tidak pernah memberikan KTPnya kepada parpol tertentu.

Savevi Ardica mengatakan, kalau namanya tercatat ada di dua parpol dalam sipol KPU RI.

“Tadi malam saya cek dalam Sipol KPU RI nama saya tercatat di dua parpol, padahal saya tidak pernah kasih KTP saya ke orang parpol,” ujar Ica saat melapor ke Help Desk KPU Kab. Pasaman, Selasa (13/9/2022).

Sementara itu, Arifin warga Jorong Ladang Panjang, Kanagarian Tigo Nagari juga melaporkan kalau namanya juga terdaftar dalam Sipol KPU RI sebagai anggota Partai Rakyat Adil Makmur.

“Nama partai saja baru kali ini saya dengar, kok tiba-tiba nama saya tercatat aja sebagai anggota partai tersebut,” ungkap Arifin.

Menurutnya saat ini sedang bekerja sebagai honorer di Dinas Sosial Kab. Pasaman. Tentu ini akan merugikan dirinya.

“Di tempat kerja saya sekarang ini ada, setelah di cek ada 4 orang yang terdaftar di Sipol. Dan itu terdaftar di berbagai parpol calon peserta pemilu,” ujar Arifin.

Dia berharap KPU segera menghapus namanya yang terdaftar di Sipol, karena ini akan menghambat cita-citanya bekerja di pemerintahan.

Ketua KPU Kab. Pasaman, Rodi Andermi, SH mengatakan banyak nya masyarakat yang melapor namanya di catut parpol karena Pemkab banyak buka lowongan untuk PPPK.

“Fenomena banyak yang melapor namanya di catut ini, karena menyangkut kepentingan mereka yang akan mendaftar sebagai pegawai PPPK,” ungkap Rodi disela-sela terima kunjungan Tim KPU Sumbar. (rob/kiking)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »