Advertorial

Daerah

Alih-alih Didukung Setelah Capreskan Anies, NasDem Malah Kehilangan Konstituen, Komisaris Ini Singgung Gubernur Terburuk Sepanjang Sejarah: Ketar Ketir Tuh!

          Alih-alih Didukung Setelah Capreskan Anies, NasDem Malah Kehilangan Konstituen, Komisaris Ini Singgung Gubernur Terburuk Sepanjang Sejarah: Ketar Ketir Tuh!
Alih-alih Didukung Setelah Capreskan Anies, NasDem Malah Kehilangan Konstituen, Komisaris Ini Singgung Gubernur Terburuk Sepanjang Sejarah: Ketar Keti
BENTENGSUMBAR.COM - Komisaris independen PT Pelni  sekaligus loyalis Presiden Joko Widodo Dede Budhyarto menyebut Partai NasDem mulai ditinggalkan para pemilihnya setelah mencapreskan Anies Baswedan.

Mereka memilih berpaling dari partai politik besutan Surya Paloh itu lantaran tak sepakat dengan sosok capres yang diusung pada Pemilu 2024 mendatang, hal ini kemudian diperparah dengan hengkangnya sejumlah kader NasDem dari partai tersebut yang memang tak setuju dengan pencapresan Anies Baswedan.

Kondisi ini kata Kang Dede, sapaan Dede Budhyarto membuat Anies Baswedan mulai panik, sebab peluang keok di Pilpres mendatang semakin terbuka lebar. 

Dia lantas menyebut, pemilih Anies Baswedan dan Partai NasDem yang tersisa saat ini adalah kelompok radikal yang jumlahnya tak seberapa. 

“Mantan Gubernur DKI terburuk sepanjang sejarah @aniesbaswedan mulai ketar-ketir. Alih-alih mendapatkan simpati setelah deklarasi malah sebaliknya, partai yg mengusungnya mulai ditinggalkan konstituen nasionalis.Didukung kelompok radikal suaranya seuprit cuma berisik,” kata Kang Dede di akun twitternya @kangdede78 dikutip Populis.id Sabtu (22/10/2022). 

Sontak saja unggahan Kang Dede bikin geram sejumlah pendukung Anies Baswedan, mereka meninggalkan pernyataan menohok di kolom komentar. 

“Ini komisaris terjancuk sepanjang sejarah Wes gak ngganteng cangkeme rusak,” tulis akun @AdrieMuh***

“Cebong sudah kehilangan akal untuk menjatuhkan Anies, malahan Anies semangkin di Cintai Rakyat, Aniesnya Satu Pendukungnya Buanyakkkkk,” kata akun @AgusCha13***

“Kami dirundung kesedihan sejak bapak @aniesbaswedan meninggalkan balaikota????' smg bertemu kembali ya Pak menjadi RI 1,” kata akun@tagae***

“Mantan Gubernur DKI terbaik sepanjang sejarah  @aniesbaswedan  tiap hari difitnah buzzer. Alih-alih percaya fitnah,malah sebaliknya,elektabilitas Anies mroket, Anies menang telak disurvey2 capres. Buzzer kolam amis yg cuma bisa jualan radikal radikul tambah gemeteran,” kata akun @gundala***

Elektabilitas NasDem Terjun Bebas


Elektabilitas NasDem merosot setelah resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden  yang bakal diusung pada Pilpres 2024 mendatang. Itu  diketahui dari hasil survei Lingkaran Survei Publik (LSP) yang dirilis baru-baru ini. 

LSP mencatat presentasi elektabilitas partai besutan Surya Paloh itu hanya mentok di angka 3,9 persen saja. Padahal, pada Pilpres 2019 silam NasDem sukses meraih elektabilitas sebesar 9,05 persen.

"Pasca deklarasi Anies sebagai Capres, cenderung tidak memberi efek elektoral bagi NasDem. Harapan akan ada efek ekor jas dari pencapresan Anies, tidak terjadi," kata  kata Direktur Riset dan Kajian LSP, Indra Nuryadin kepada wartawan Sabtu (15/10/2022). 

Sementara itu  untuk partai politik dengan elektabilitas paling moncer kata Indra adalah PDI Perjuangan dengan persentase mencapai  22,1 persen yang disusul Gerindra dan partai Demokrat. 

“Elektabilitas Partai Gerindra 19,3 persen. Di posisi ketiga ditempati Partai Demokrat dengan perolehan 8,1 persen,” tuturnya. 

Sementara itu partai Golkar berada di urutan ke empat dengan perolehan  7,8 persen, lalu PKB mendapat 7,1 persen, PKS  memperoleh 5,6 persen.

“Selain itu, Partai Perindo secara mengejutkan dapat meraih hasil positif dengan perolehan elektabilitas 3,3 persen. Hal itu tentu melampaui besaran elektabilitas PAN dan PPP dengan 2,1 dan 1,6 persen,” ucap Indra. 

Sumber: Populis
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »