Advertorial

Daerah

RSLI LSM Meja Putih Saiyo Gelar Diskusi Panel dan Raker, Ini yang Dibahas

          RSLI LSM Meja Putih Saiyo Gelar Diskusi Panel dan Raker, Ini yang Dibahas
RSLI LSM Meja Putih Saiyo Gelar Diskusi Panel dan Raker, Ini yang Dibahas
BENTENGSUMBAR.COM - Rumah Sunnah Lansia Indonsia (RSLI) Unit Pendampingan Lansia Lembaga Sosial Meja Putih Saiyo  menggelar diskusi panel dan Rapat Kerja (Raker), Minggu, 09 Agustus 2022, Jam 08.00 sampai jam 12.00 di Aula BBPPKS Padang Regional I Sumatera Jl. Alai Kepalo Koto Kecamatan Pauh Padang Sumatera Barat. 

Tema yang diangkat pendampingan komunitas peduli lanjut usia, Model Program Pendampingan Lansia yang di gagas oleh Pengurus Lembaga Sosial Meja Putih Saiyo tentang Kerja sosial  melalui rumah sunnah lansia Indonesia (RSLI).

Dalam acara pembukaan memberikan kata sambutan Ketua Lembaga Soisial Meja Putih Saiyo, Ramlan, DPD LPM Sumatera Barat Jamasri Tanjung, Camat Pauh Yoserizal dan dibuka oleh Kepala BBPKS Kementerian Sosial RI Regional I Sumatera Dr. Arif Rohman, S.ST, M.SIP.MAWG.

Diskusi panel ini dihadiri oleh sekitar 130 orang peserta, yang berasal dari  berbagai kalangan, yaitu:

1.Institusi Pemerintah Camat Pauh/dan Lurah Sekecamatan Pauh 
2.Muspica Kecamatan Pauh Kopolsek dan Danramil
3.Institusi Adat KAN Pauh V dan KAN LImau Manis, Bundo Kanduang kedua Kenagarian 
4.LPM keslurahan Se Kecamatan Pauh
5.Pimpinan Ormas (Muhammadiyah/Aisyiah , NU dan Tarbiyah) Pauh 
6.PKK sekecamatan Pauh 
7.Lembaga Keuangan LPN Limau Manis dan KSPPS Cupak Tangah
8.Pengurus dan Anggota LSMPS
9.Pengurus/Anggota Advokasi Hukum Saiyo
10.Unit Pengumpul Zakat Saiyo 
11.Baligh. AR (alumni Khitan Gratis Meja Putih Saiyo)
12.Tim Aksi Sosial dan Kemanusiaan Meja Putih Saiyo

Diskusi panel ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa komunitas lansia yang memerlukan pendampingan yang lebih optimal dan memberikan dukungan secara nyata dari apa yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Menjadi masalah utama adalah informasi kebijakan pemerintah terhadap pendampingan lansia serta peran serta aktive dan kontribusi dari masyarakat terutama lembaga sosial meja putih saiyo.

Analisis SWOT terhadap pendampingan lansia menjadi kajian utama dari lembaga sosial meja putih saiyo untuk melangkah lebih jauh untuk pendampingan lansia. 

Program yang dilakukan oleh pemerintah memiliki keterbatasan kegiatan dan anggaran. 

Potensi partisipasi dari lembaga sosial termasuk Rumah Sunnah Lansia Indonesia LSMPS menjadi nilai tambah terhadap program pendampingan lansia.

Data base Lansia diakuai masih belum maksimal dipendataan terutama by name by adres. 

Termasuk klasivikasi tingkat kesejahteran,kondisi kesehatan, sosial ekonomi termasuk mental dan spritual .

Akibat belum lengkapnya data base lansia wajar saja beberapa program terkesan insidentil dan fokus pada unsur tertentu saja. 

Pada hal hemat meja putih saiyo program pendampingan lansia memiliki banyak item diantaranya:

a.Data Base lansia berbasis IT by name by adres dari tingkat RT minimal sampai kecamatan.
b.Program Pendampingan Mental dan Spritual
c.Penadampingan perlindungan (advokasi hukum)
d.Pendampingan Kesehatan
e.Pendampingan Gizi dan Permakanan
f.Pendampingan Sandang dan Papan
g.Pendampingan Rekreasi dan Rileksasi
h.Pendampingan Fidhyah,Wasiat,Waris dan sakratul Maut
i.Pendampingan Fardhu Khifayah

Setiap program dan kegitan lansia akan melibatkan semua unsur baik pemerintah maupun masayarakat.

Termasuk juga membutuhkan banyak propesi dan keahlian dalam bidang pelayanan.

 Ustadz dan Ustazah, Tenaga Medis, Ahli Gizi, Ahali Kejiwaan, ahli hukum, draiver, ahli Kebugaran,Scurity, Akademisi, Ahali fardhu Khifayah, ahli adat, ahli kesenian.

Untuk mendukung program tersebut akan melibatkan jaringan kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya pemerintah; Dinas Sosial,Dinas Kesehatan,Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Kementerian Agama, Kementerian Ekonomi, Kementerian Parawisata dan UMKM, Kementerian Pendidikan dan Dikti, Kementerian Perempuan, kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Tenaga Kerja, BUMN, BUMD, Lembaga adat, Ormas, OKP dan Masyarakat.

Berdasar latar belakang tersebut  adanya ada peluang dan Kekuatan Komunitas untuk lebih maksimal memberikan perhatian dan pendampingan.

Dalam rangka itulah, Rumah Sunnah Lansia Meja Putih Saiyo menyelenggarakan Diskusi Panel dengan tema “Membangun Jaringan, mendapatkan kekuatan untuk pendampingan lansia sehat, sejahtera dan bahagia menuju Indonesia Kuat ”.

Diskusi tersebut melibatkan  Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat diwakili bapak Rifal, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, Dr. Arif Rohman, S.ST, M.SIP.MAWG. Dewan Pimpinan Daerah LPM Provinsi Sumatera Barat, Jamasri Tanjung ,Dinas Sosial Kota Padang dan Lembaga Sosial Meja Putih Saiyo Ramlan.

Moderator , Hj,Syafli, S, Pd, Noitulis Aryanti Martya S.Pd dan Yenti Tosfita S.Pd.

Setelah diskusi panel selesai dilanjutkan dengan rapat kerja yang dipinpin oleh Syafwan, SH didamping oleh Ketua Penasehat Meja Putih Amri, SH dan Sekjen LSMPS  Drs.Tahdiwar. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »