SUMBAR

Ganjar Punya Survei Tertinggi Tapi Cenderung Dirugikan, Ini Penjelasan Yunarto Wijaya

          Ganjar Punya Survei Tertinggi Tapi Cenderung Dirugikan, Ini Penjelasan Yunarto Wijaya
Ganjar Punya Survei Tertinggi Tapi Cenderung Dirugikan, Ini Penjelasan Yunarto Wijaya
"Orang yang pesimis selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan. Tetapi orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan."

Imam Ali Kwh

BENTENGSUMBAR.COM - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menanggapi hasil survei Charta Politika Indonesia tentang elektabilitas 10 tokoh yang saat ini digadang-gadang maju menjadi calon presiden atau Capres 2024.

Hasil survei tersebut, diketahui bahwa 3 nama teratasnya yakni Ganjar Pranowo dengan perolehan 32,6 persen, Anies Baswedan 22,1 persen, dan Prabowo Subianto 22 persen.

Hal itu ditanggapi Yunarto Wijaya dalam tayangan di Berita Satu TV. Dalam tayangan tersebut, Yunarto Wijaya mengungkapkan bahwa adanya dua kacamata dalam melihat hasil survei tersebut.

Yunarto Wijaya mengungkapkan bahwa dari yang masih punya ruang gerak lebih besar untuk menaikkan elektabilitasnya, justru Ganjar Pranowo menjadi sosok yang saat ini masih memiliki tingkat keterkenalan rendah tapi punya potensi untuk naik.

"Tapi ketika berbicara mengenai kalau menggunakan pendekatan kedua atau kacamata kedua, siapa yang akan lebih diuntungkan kalau kemudian sampai masuk ke putaran kedua, katakanlah 3 nama ini akan maju dan kemudian kita tahu dari survei ini tidak ada yang bisa mendapatkan 50 persen plus 1," ungkap Yunarto Wijaya dikutip dari Berita Satu TV, Kamis (8/12).

Lanjut, Yunarto Wijaya juga menegaskan bahwa hal itu membuat Ganjar Pranowo justru berada di posisi yang paling dirugikan.

"Kecenderungannya dalah malah Ganjar di situ akan paling dirugikan," tegas Yunarto Wijaya.

Menurutnya, hal itu dikarenakan ceruk pasar dari Prabowo Subiato dengan Anies Baswedan yang terbilang sama.

"Karena ceruk pasar dari Pak Prabowo dengan Mas Anies ini cenderung lebih sama sehingga kemudian kecenderungan limpahan suara diantara kedua nama itu akan lebih mungkin mengalir ke salah satunya dibandingkan ke Ganjar. Itu yang kita bisa lihat sebagai sebuah pattern," pungkas Yunarto Wijaya.

Sumber: Fajar.co.id
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BentengSumbar.com di Google News
Silahkan ikuti konten BentengSumbar.com di Instagram @bentengsumbar_official, Tiktok dan Helo Babe. Anda juga dapat mengikuti update terbaru berita BentengSumbar.com melalui twitter: