Siapa pun Calon Walikotanya, Wakilnya Harus Orang Padang, Ini Kata Erios Rahman

Siapa pun Calon Walikotanya, Wakilnya Harus Orang Padang, Ini Kata Erios Rahman
Erios Rahman, mantan Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Kota Padang dan mantan Kepala Kesbangpol Kota Padang.
BENTENGSUMBAR.COM
- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak menjadi pusat perhatian pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu, 14 Februari 2024.

Pilkada Serentak tahun 2024 akan diikuti sebanyak 37 provinsi, 508 kabupaten/kota yang menurut rencana akan digelar pada tanggal 27 November 2024.

Salah satunya Pilkada Kota Padang, perbincangannya mulai nyaring ditingkat elit hingga ota lapau ke lapau, sebagai tempat diskusi tradisional orang Minang dalam membahas ragam persoalan kehidupatan, termasuk perpolitikan di tingkat lokal, nasional dan internasional.

Mulai dari bakal calon yang tepat dan dianggap mampu membangun Ranah Bingkuang sudah mulai ditimang-timang dan diperbincangkan.

Selain calon petahana, yaitu Walikota Padang Hendri Septa dan Wakil Walikota Padang Ekos Albar, sederat nama mulai muncul kepermukaan.

Nama Fadli Amran, dijagokan Partai Nasdem untuk bakal calon Walikota Padang. Saat ini, Fadly Amran merupakan Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar.

Sebut saja nama Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman yang saat ini menjabat anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Ada juga nama Ketua Fraksi Partai Gerindra Mastilizal Aye dan Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani yang saat ini masih menjabat anggota DPRD Kota Padang.

Ada juga nama Irwan Basir Datuk Rajo Alam, Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX.

Dari Partai Demokrat, ada nama Surya Jufri Bitel yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang.

Tak ketinggalan, putra Kuranji Khairul Ikhwan dan putra Koto Tangah Amasrul. Khairul Ikhwan merupakan Direktur Utam PAMTIGO Kota Payakumbuh, sedengkan Amasrul adalah Kepla Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat.

Nama Ustad Muharlion, M. Iqbal, dan Ibrahim Irwan Prayitno juga disebut-sebut bakal calon Walikota atau Wakil Walikota potensial dari Partai Keadilan Sejahtera.

Bahkan nama Sekreraris Daerah Kota Padang Andree Algamar juga menjadi perbincangan tokoh dan ditengah-tengah publik Kota Padang sebagai putra daerah yang layak mengemban amanah untuk menjadi pucuk pimpinan Kota Padang.

Pandangan Erios Rahman

Mantan Ketua DPD Komite Pemuda Indonesia (KPI) Kota Padang Erios Rahman ketika diminta pendapatnya oleh BentengSumbar.com pada Rabu, 10 April 2024, mempredikasi setidaknya akan ada tiga pasang bakal calon Walikota Padang yang balal bertarung di Pilkada serentak 27 November 2024.

"Saya memprediksi akan ada tiga calon yang kuat secara finansial dan politik yang bakal maju di Pilkada Kota Padang," ungkap mantan Kepala Kesbangpol Kota Padang periode 2010-2011 ini.

Pertama, Hendri Septa, Kedua, Fadly Amran dan ketiga, Ekos Albar, ungkap Sekretaris KPU Kota Padang periode 2011-2012 ini.

"Kemenangan mereka di Pilkada Kota Padang, menurut saya, tergantung kepiawaian mereka dalam menentukan bakal calon Wakil Walikota," cakap pria yang pernah menjabat Kabag Risalah dan Persidangan DPRD Kota Padang periode 2013-2015 ini.

Dikatakan Erios, penduduk Kota Padang saat ini terdiri dari beragam etnis dan latar belakang daerah, tidak hanya didominasi oleh orang Padang yang memiliki tanah ulat, kaum, tapian tampek mandi dan pandan perkuburan di Ranah Bingkuang ini.

"Untuk itu, kita harus rasional juga sebagai orang Padang melihat calon yang bakal bertarung di Pilkada Kota Padang," tegas Sekretaris Dinas Catatan Sipil Kota Padang periode jabatan 2007-2009 ini.

Sehingga, jelas Erios lagi, tidak mungkin memaksakan putra daerah untuk maju menjadi bakal calon Walikota Padang di Pilkada, 27 November 2024.

"Lebih rasional kiranya kita membidik kursi Wakil Walikota Padang. Dari tiga calon yang kuat secara finansial dan politik tersebut, bagaimana kita menjadikan putra daerah kita sebagai wakil pendamping mereka," tegas Kabag Organisasi Tata Laksana Pemko Padang periode 2009-2010 ini.

"Intinya menurut saya, siapa pun bakal calon Walikotanya, wakilnya harus putra daerah Kota Padang, apakah dia orang Koto Tangah, Kuranji, Lubuk Kilangan atau yang lainnya," tegas pria yang pernah bertugas di Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sumbar tersebut. (*)

Pewarta: Zamri Yahya

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »