Jubir: Demokrat Tidak Pernah Ikut Dalam Polemik Ijazah Jokowi!

Jubir: Demokrat Tidak Pernah Ikut Dalam Polemik Ijazah Jokowi!
Juru Bicara Partai Demokrat, Diska Putri. Ia secara tegas menyatakan bahwa partainya tidak pernah ikut dalam polemik tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
BENTENGSUMBAR.COM - Juru Bicara Partai Demokrat, Diska Putri secara tegas menyatakan bahwa partainya tidak pernah ikut dalam polemik tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Partai Demokrat tidak pernah ikut dalam polemik tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


Hal ini dikatakan merespons adanya pernyataan Waketum sekaligus anggota Baleg DPR RI, Benny K Harman yang dinilai telah memberikan sindiran kepada Jokowi soal ijazah.


Juru Bicara Partai Demokrat, Diska Putri menyatakan bahwa dirinya mengaku kebingungan polemik ijazah yang berlarut-larut ini justru telah melibatkan banyak orang, termasuk partai Demokrat. 


Padahal, kata dia, partainya tidak pernah tahu menahu soal ijazah ini.


"Kami justru disini ingin menyampaikan bahwa tidak pernah ada arahan atau apapun untuk ikut dalam polemik ijazah ini," kata Diska dalam program Interupsi, Kamis (27/11/2025).


Dia meluruskan bahwa pernyataan Benny K Harman tersebut dalam konteks pembahasan mengenai UU tentang Pendidikan dan Dosen. Salah satunya menyangkut sertifikasi.


Diska mengatakan bahwa pernyataan Benny tersebut juga tidak ada menyebut nama tertentu. Ia merasa bingung mengapa pernyataan tersebut justru dianggap sebagai tuduhan.


"Kami selalu diajarkan politik yang santun. Pak SBY itu selalu melakukan politik yang santun. Sehingga kami merasa bahwa dan tidak pernah ada kepentingan, maksudnya apa kebutuhan Partai Demokrat saat ini untuk ikut dalam polemik yang berlangsung," ujarnya.


Diketahui, dalam Rapat Baleg DPR RI, Benny K Harman menyinggung soal ijazah dan memberikan pujian kepada Hakim MK Arsul Sani lantaran berani menunjukkan ijazah S3, transkrip nilai, hingga foto wisudanya kepada publik saat menghadapi tudingan penggunaan ijazah doktor palsu. (*) 


Sumber: SINDONews.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »