Rustam Effendi Tetap Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Sebut Pembuat dan Singgung Peran Eggi Sudjana

Rustam Effendi Tetap Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Sebut Pembuat dan Singgung Peran Eggi Sudjana
Keyakinan Rustam bukan semata didasarkan pada kajian akademik atau penelitian yang dilakukan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Aktivis 98 Rustam Effendi tetap meyakini ijazah mantan Presiden Jokowi adalah palsu. Keyakinan Rustam tak berubah meski dua seniornya, Eggi Sudjana dan Damai Lubis, tak lagi berstatus tersangka usai memperoleh Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) setelah bertemu Jokowi.

Keyakinan Rustam bukan semata didasarkan pada kajian akademik atau penelitian yang dilakukan Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma, melainkan pada pengakuan sejumlah pihak yang disebut mengetahui langsung proses pembuatan ijazah.

"Sampai hari ini saya yakin betul ijazah Jokowi palsu. Kalau ijazah itu palsu pasti ada pembuatnya. Pembuatnya itu saya tahu. Kawan saya menyatakan dia ikut membuat bersama Eko Sulistyo (mantan ketua KPU Solo) di Pasar Pramuka," ujar Rustam.

Rustam mengklaim telah berulang kali meminta pihak yang disebut-sebut terlibat untuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka. 

Namun hingga kini mereka memilih diam karena ketakutan.

“Saya selalu minta klarifikasi. Kalau memang tidak membuat, bilang tidak. Kalau membuat, ya minta maaf saja. Ini untuk kepentingan bangsa,” katanya.

Rustam juga mengungkap hubungan dirinya dengan Eggi Sudjana memburuk sejak muncul pengakuan dari pihak yang disebut sebagai bagian dari tim pembuat ijazah Jokowi.

Ia menilai respons Eggi tidak sejalan dengan upaya pembongkaran kasus yang selama ini digembar-gemborkan.

“Saya sampaikan ke Bang Eggi ada pengakuan soal pembuatan ijazah palsu di Pasar Pramuka. Tapi responsnya seolah tidak mau tahu. Bahkan membantah pernah bertemu orang-orang itu,” ungkap Rustam.

Padahal, lanjut Rustam, pihak-pihak tersebut mengaku pernah bertemu langsung dengan Eggi di kediamannya di Bogor untuk menyampaikan informasi terkait dugaan pemalsuan ijazah.

“Dari situ saya melihat ada gelagat yang tidak baik. Kami ini sudah tersangka, sementara ada yang tahu tapi diam,” imbuhnya, dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV.

Rustam menegaskan isu ijazah palsu tidak sesederhana soal watermark atau embos, melainkan menyangkut keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat langsung dalam proses pembuatannya.

“Ini bukan cuma soal teknis ijazah. Pasti ada pembuatnya. Dan ini akan dibongkar, mudah-mudahan di pengadilan nanti,” pungkasnya.(*) 

Sumber: RMOL

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »