Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Tutup Pesantren Bunda Solehah, Kaum Ibu Didorong Jadi Pilar Ketahanan Keluarga

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Tutup Pesantren Bunda Solehah, Kaum Ibu Didorong Jadi Pilar Ketahanan Keluarga
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, secara resmi menutup kegiatan Pesantren Bunda Solehah yang digelar di Masjid Muhajirin. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, secara resmi menutup kegiatan Pesantren Bunda Solehah yang digelar di Masjid Muhajirin, Blok H Manggis, Perumnas Belimbing, Kecamatan Kuranji, Minggu (22/2). Kegiatan pembinaan keagamaan yang telah berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (20/2) itu diikuti ratusan jamaah dari berbagai lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Muharlion menyampaikan apresiasi atas konsistensi kaum ibu Majelis Taklim Masjid Muhajirin yang terus menghadirkan ruang belajar dan penguatan nilai-nilai keislaman. Ia berharap ilmu dan nasihat yang diperoleh selama pesantren tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan rumah tangga dan interaksi sosial.

“Dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di lingkungan perumahan, sering muncul hal-hal kecil yang memicu rasa iri dan tidak nyaman. Ada yang resah melihat tetangga merenovasi rumah, ada pula yang gusar ketika orang lain membeli kendaraan baru. Semoga sikap-sikap seperti itu tidak tumbuh di tengah-tengah kita,” ujarnya, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dan memperkuat ukhuwah.

Muharlion juga mendorong agar kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kota Padang dalam merancang program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pembinaan berbasis masjid yang menyasar kaum ibu memiliki dampak strategis, karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun karakter generasi.

Sebelumnya, Ketua RW 12 Kelurahan Kuranji, Sawir Pribadi, melaporkan bahwa Pesantren Bunda Solehah merupakan agenda rutin Majelis Taklim Masjid Muhajirin. Tahun ini, peserta mencapai 120 orang, tidak hanya berasal dari RW 12, tetapi juga dari sejumlah RW tetangga. Antusiasme tersebut, katanya, menjadi bukti bahwa kebutuhan akan pembinaan spiritual di tengah masyarakat masih sangat tinggi.

Ia berharap materi yang telah diberikan selama tiga hari dapat menjadi pedoman dalam membina rumah tangga dan membangun hubungan sosial yang harmonis. “Kami berharap sepulang dari kegiatan ini, ibu-ibu semakin sabar, bijak, dan menjadi teladan di keluarga maupun di lingkungan,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Pengurus Masjid Muhajirin, Nasril, menekankan pentingnya peran ibu dalam mendidik anak sebagai generasi penerus. Ia berharap pesantren ini menjadi momentum untuk memperkuat peran tersebut, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat tumbuh sejak dini di lingkungan keluarga.

Penutupan Pesantren Bunda Solehah turut dihadiri seluruh ketua RT se-RW 12, jajaran pengurus Masjid Muhajirin, serta tokoh masyarakat setempat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan menjadi energi baru dalam mempererat solidaritas dan membangun lingkungan yang lebih harmonis di Kecamatan Kuranji. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »