Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Dorong Percepatan Penanganan Banjir Rawang, Rp100 Miliar Siap Digelontorkan Pemerintah Pusat

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya Dorong Percepatan Penanganan Banjir Rawang, Rp100 Miliar Siap Digelontorkan Pemerintah Pusat
Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya. 

BENTENGSUMBAR.COM
– Upaya penanganan banjir di kawasan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, akhirnya memasuki babak baru setelah puluhan tahun dikeluhkan warga. Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan pembenahan kawasan tersebut kini menjadi prioritas nyata, menyusul tersedianya anggaran Rp100 miliar dari pemerintah pusat.

Kepastian anggaran itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, saat bersilaturahmi dengan warga Rawang, Jumat (20/2/2026). Dana tersebut telah dialokasikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan akan segera memasuki proses tender, dengan target pekerjaan fisik dimulai pada Oktober 2026.

Namun di balik kepastian anggaran tersebut, Rachmad Wijaya disebut menjadi salah satu figur yang konsisten menyuarakan persoalan banjir Rawang hingga mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Masalah drainase dan genangan air di Rawang bukan isu baru. 

Warga setempat telah lama mengeluhkan kondisi tersebut, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Namun menurut Rachmad, baru dalam beberapa waktu terakhir persoalan ini benar-benar masuk dalam skala prioritas pembangunan. “Ini bukan persoalan satu atau dua tahun. Sudah puluhan tahun warga mengeluhkan banjir di Rawang. Alhamdulillah, sekarang ada kerja nyata dan kepastian anggaran,” ujar Rachmad Wijaya.

Ia menegaskan, koordinasi antara DPRD Kota Padang dan DPR RI menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program tersebut. Anggaran Rp100 miliar itu akan difokuskan untuk: • Normalisasi dan perbaikan sistem drainase • Pembangunan trotoar • Pemasangan serta peningkatan penerangan jalan umum.

Menurut Rachmad, pembenahan tidak hanya bertujuan mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kota dan kenyamanan lingkungan warga. “Kita ingin Rawang tidak lagi dikenal sebagai kawasan langganan banjir, tetapi menjadi kawasan yang tertata dan aman,” katanya.

Andre Rosiade menyebut pembenahan Rawang merupakan bagian dari komitmennya kepada masyarakat. Ia memastikan anggaran sudah tersedia dan tinggal menunggu proses administrasi serta tender. Selain proyek infrastruktur, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan 1.000 paket sembako senilai sekitar Rp137 juta, serta bantuan lebih dari Rp17 juta untuk balai pemuda, UMKM, RT, anak yatim, dan kegiatan sosial lainnya.

Rachmad Wijaya mengapresiasi perhatian yang diberikan Andre terhadap warga Padang Selatan. Menurutnya, kolaborasi legislatif daerah dan pusat menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan jika diperjuangkan secara konsisten. Tak hanya fokus pada Rawang, Andre juga tengah memperjuangkan anggaran lebih dari Rp18 triliun untuk pembenahan infrastruktur pascabanjir bandang di Kota Padang dan Sumatera Barat pada tahun anggaran 2026. Selain itu, untuk sektor air bersih, tersedia alokasi dana pusat sebesar Rp708 miliar guna memperbaiki sarana dan prasarana PDAM yang terdampak bencana.

Bagi Rachmad Wijaya, langkah ini menjadi momentum penting bahwa persoalan banjir dan infrastruktur di Kota Padang tidak lagi sekadar wacana. “Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata. Hari ini kita melihat ada progres yang jelas dan anggaran yang konkret,” tegasnya.

Dengan masuknya proyek pembenahan Rawang ke tahap tender, masyarakat kini berharap realisasi berjalan sesuai jadwal dan mampu menjawab persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »