| Tim 13 Safari Ramadhan (SR) 1447 Hijriah Kota Sawahlunto yang dipimpin Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto, Didit Bagus Wicaksono, S.Kom. |
Dalam sambutannya, Didit Bagus Wicaksono terlebih dahulu memaparkan berbagai program, capaian, dan prestasi Kota Sawahlunto selama satu tahun kepemimpinan Wali Kota Riyanda Putra dan Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah.
“Dalam satu tahun terakhir, IPM Sawahlunto meningkat dari 76,68 menjadi 77,05 persen. Tingkat pengangguran menurun, sementara angka kemiskinan 2025 sebesar 2,72 persen—terendah di Sumatera Barat. Pertumbuhan ekonomi hingga 2024 stagnan, dan data 2025 masih dihitung,” ungkap Bagus.
Ia juga menjelaskan bahwa di sektor digital, Pemerintah Kota Sawahlunto telah menghadirkan 83 titik jaringan internet dan membangun enam menara BTS untuk memperluas akses komunikasi masyarakat. Pada bidang infrastruktur, perbaikan jalan dilaksanakan melalui Dinas PUPR Kota Sawahlunto dengan dukungan DPRD Provinsi Sumatera Barat. Revitalisasi Gedung Pusat Kebudayaan dimulai pada Februari 2026, dan program beasiswa tetap berlanjut pada tahun anggaran 2026.
“Sementara itu, program Koperasi Merah Putih dan renovasi kawasan Silo masih terkendala lahan dan perizinan,” jelasnya.
Terkait prestasi daerah, Didit menegaskan bahwa Sawahlunto telah meraih predikat Kota Paling Inovatif 2025, mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-10 kali berturut-turut, serta memperoleh penghargaan nasional kinerja terbaik dari Tempo dan Kementerian Dalam Negeri.
Selain memaparkan capaian pembangunan, Kepala BNN Kota Sawahlunto tersebut juga menyampaikan imbauan serius terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia menjelaskan bahwa Badan Narkotika Nasional telah menyurati Dewan Masjid Indonesia guna memperkuat dukungan dan kerja sama dalam upaya pencegahan narkoba.
Dalam surat tersebut terdapat beberapa poin penting, khususnya selama bulan Ramadhan, yakni menginstruksikan kepada pengurus masjid dan para dai atau ustaz agar memasukkan pesan-pesan pencegahan bahaya narkoba dalam ceramah, khutbah, dan kajian Ramadhan; menguatkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dalam membangun keluarga dan generasi muda yang sehat, produktif, serta bebas dari narkoba; serta mendukung pelaksanaan program-program pencegahan narkoba berbasis masyarakat dan keagamaan di lingkungan masjid.
“Mari sama-sama menjaga dengan saling mengingatkan. Mudah-mudahan kita bisa menciptakan Sawahlunto sebagai kota yang bersih dari narkoba dan menggiring generasi penerus menjadi generasi emas di tahun 2045,” pungkas Kepala BNN Kota Sawahlunto.
Menyambung paparan Ketua Tim, Penyuluh Agama Fungsional Lembah Segar, Ustaz Wahyudi, Lc., dalam tausiyahnya menyampaikan dua perkara yang wajib dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Ia juga kembali mengingatkan pentingnya peran sosial seluruh unsur masyarakat dalam mencegah praktik penyalahgunaan narkoba serta penyimpangan perilaku seksual di Sumatera Barat.
Safari Ramadhan tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan Pemerintah Kota Sawahlunto berupa uang sebesar Rp5 juta kepada pengurus mushalla. Selain itu, diserahkan pula bingkisan dari wakaf ASN Kementerian Agama Sawahlunto berupa Al-Qur’an, kain sarung, dan mukena. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan Sekretaris Kecamatan Lembah Segar, Kepala Kelurahan Kubang Sirakuk Utara beserta perangkat, tokoh masyarakat jamaah salat Tarawih. (*)
Pewarta: Marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »