![]() |
| Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyoroti sejumlah pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait program makan bergizi gratis (MBG). |
BENTENGSUMBAR.COM - Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyoroti sejumlah pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait program makan bergizi gratis (MBG).
Said Didu mengatakan pernyataan Prabowo tidak tuntas, karena para pembantunya belum menjelaskan secara rinci kepada rakyat.
Dia mengungkapkan salah satu pernyataan Prabowo, yakni anggaran MBG pada 2026 tidak akan diubah.
“BGN dan Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa) harus memberi penjelasan tambahan atas penjelasan Bapak Presiden,” katanya dikutip dari akun X pribadinya, Kamis (26/3).
Said Didu menyampaikan maksud pernyataan Prabowo tersebut, apakah anggarannya yang harus tetap atau MBG harus jalan dengan dana yang lebih efisien.
Dia menekankan Banggar DPR dan Menkeu Purbaya juga harus menjelaskan mengenai sumber anggaran MBG yang disebut hasil dari penghematan.
Said Didu menyinggung pernyataan Prabowo yang menyebut anggaran MBG sekitar Rp 308 triliun, merupakan hasil penghematan.
“Rakyat akan menilai itu bukan penghematan, melainkan hanya pengalihan anggaran,” tuturnya.
Dia juga mengatakan pernyataan Seskab Teddy Indra Wijaya yang menyebut anggaran MBG tidak mengambil dana APBN.
Said Didu menyebut penjelasan Teddy Indra Wijaya sangat kontroversial dan salah. Sebab, MBG jelas bagian anggaran pendidikan yang punya jatah 20 persen APBN.
“Karena ada MBG di pos anggaran pendidikan ini, maka program terkait pendidikan dikurangi sebesar dana MBG,” ucapnya. (*)
Sumber: GenPI.co
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »
