52 Juta Data Bansos Fiktif? Negara Bocor Rp126 Triliun

52 Juta Data Bansos Fiktif? Negara Bocor Rp126 Triliun
Anggota DPR dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan temuan mengejutkan soal kebocoran anggaran bantuan sosial akibat data ganda dan fiktif. 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPR dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan temuan mengejutkan soal kebocoran anggaran bantuan sosial akibat data ganda dan fiktif. 

Mengutip data PPATK tahun 2022, ia menyebut terdapat 52,5 juta data penerima bansos fiktif dengan potensi kerugian negara mencapai Rp126 triliun per tahun.

“PPATK menemukan 2,1 triliun dana bansos mengendap di 10 juta rekening dorman,” katanya.

Hal itu disampaikan Rieke dalam wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal, Rabu (1/4/2026), dilansir dari INAnews.co.id, Senin, 6 April 2026.

Ia menduga ada rekening-rekening bodong yang sengaja disiapkan oknum perbankan Himbara, bersumber dari data ganda yang penerimanya tidak nyata. 

Subsidi gas 3 kilogram pun disebut mengalami salah sasaran dengan margin error di atas 40 persen.

Rieke menegaskan bahwa selama sistem data tidak dibenahi, kebocoran serupa akan terus berulang tanpa bisa dicegah oleh instrumen hukum apa pun. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »