| Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, turun langsung menampung aspirasi masyarakat. Ia turut berkomentar. (Foto: Oktriyoni). |
Persisnya di wilayah RT 04 RW 03, Tembok, Kelurahan Nambalimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, tepat di sekitar area depan Kantor PBB, genangan air keruh tampak menggenang dan menciptakan pemandangan yang tidak sedap dipandang mata.
“Sebenarnya sudah lama warga mengeluhkan saluran air yang tersumbat ini. Drainasenya terlihat tidak terawat, penuh dengan lumpur dan sampah. Akibatnya air tidak bisa mengalir lancar, justru menggenang dan membuat lingkungan menjadi kotor serta tidak sehat,” ujar Aldi, salah seorang warga setempat, Selasa (21/4/2026).
Menurut Aldi, kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan, tetapi juga menyimpan ancaman nyata bagi kesehatan.
Genangan air yang terombang-ambing menjadi tempat yang sangat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.
“Kami khawatir ini bisa memicu peningkatan kasus penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering muncul akibat sarang nyamuk di genangan air,” tambahnya.
Merespons keluhan tersebut, Anggota DPRD Kota Solok, Efriyon Coneng, turun langsung menampung aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti persoalan ini dengan mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya dinas yang membidangi pekerjaan umum dan sanitasi, untuk segera bertindak.
“Isu drainase ini harus segera diselesaikan. Kami akan mendesak agar perbaikan saluran air ini menjadi prioritas dalam penanganan pembangunan di wilayah ini,” tegas Efriyon.
Ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur sanitasi bukan sekadar soal estetika, melainkan menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.
“Kami akan terus mengawal agar masalah ini tidak berlarut-larut dan segera mendapatkan solusi nyata,” ucapnya.
Namun, di samping tuntutan akan perbaikan dari pemerintah, Efriyon juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat.
Menurutnya, salah satu penyebab utama drainase cepat tersumbat adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan.
“Pemerintah akan memperbaiki, tapi warga juga harus punya kesadaran tinggi untuk menjaga kebersihan. Jangan jadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah. Kepedulian bersama adalah kunci agar masalah ini bisa teratasi secara berkelanjutan,” pungkasnya. (BO)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »