| Tradisi Maantaan Pabukoan yang hidup di Nagari Tikalak, Kecamatan X Koto Singkarak. (Foto: Oktariyoni). |
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Nagari Tikalak, Joni Martias, B.Sc, saat memaparkan makna di balik pameran budaya tersebut.
"Dalam adat kita terdapat pepatah: 'Anak dipangku, kamanakan dibimbiang, urang kampung dipatenggangkan.' Ungkapan ini menegaskan bahwa hubungan antara pihak anak pisang dan pihak bako harus senantiasa dijaga, dipelihara, dan dihormati," ujar Joni.
Makanan yang dibawa pun bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kasih sayang yang tak pernah putus, kepekaan hati, serta adab dan sopan santun sebagai bentuk penghormatan.
Filosofi Mendalam di Setiap Sajian
Setiap jenis makanan yang disajikan memiliki makna yang sangat dalam:
- Goreng Ikan Bilih & Pangek Bilih: Melambangkan kebersamaan dan kekuatan dalam persatuan. Sesuai pepatah "Nan ketek dihimpun, nan gadang diagiah", hal kecil yang bersatu akan menjadi besar dan kuat.
- Singgang Rinok: Mengandung makna tentang kejernihan hidup dan keseimbangan rasa.
- Dendeng Pensi: Mencerminkan kecerdikan dalam mengolah bahan sederhana menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.
- Samba Lado Matah Minyak Tanak Bada Bapanggong: Menggambarkan kearifan, ketekunan, dan keseimbangan dalam menjalani kehidupan.
- Katupek Carai: Menjadi simbol keterbukaan dan kebersamaan.
- Lapek Manih: Mengandung makna kesederhanaan, kebersamaan, dan keteguhan hati.
- Kue Talam Katan: Simbol kebersamaan yang erat dan persatuan yang kokoh.
- Kue Talam Lapis: Melambangkan keseimbangan hidup dan perbedaan yang menyatu dalam harmoni.
Menjaga Ikatan Silaturahmi
Secara makna yang lebih dalam, tradisi ini mengajarkan prinsip "Nan jauh didekekkkan, nan lupo diingekkkan"—yang jauh didekatkan kembali, dan yang mulai renggang dipererat lagi
Hal ini sejalan dengan keseimbangan adat dan syarak, sebagaimana landasan utama budaya Minangkabau: "Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah."
"Melalui tradisi ini, masyarakat diingatkan bahwa kekuatan suatu kaum tidak hanya terletak pada harta, melainkan pada eratnya hubungan kekeluargaan, sikap saling menghargai, dan komitmen menjaga warisan leluhur agar tetap lestari," tutup Joni Martias. (BO)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »