| Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat Perantau Keluarga Paninggahan (DPP-PKP) melaksanakan kegiatan napak tilas di kawasan Rimbo Ulu, Rabu (25/03/2026). |
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam merancang pengembangan sektor pertanian, perkebunan, serta pembukaan akses infrastruktur di wilayah tersebut.
Mengusung semangat filosofi Minangkabau, “Satinggi-tinggi tabangnyo bangau, pulangnyo ka kubangan juo”, kegiatan ini dimaknai sebagai upaya kembali membangun kampung halaman dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada.
Sebelum turun ke lapangan, koordinasi awal dilaksanakan di Kantor Camat Junjung Sirih.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana peninjauan yang terbagi ke dalam dua lokasi utama, yakni Rimbo Ulu dan kawasan Kandang Banto Lurah Cangka, Parambahan Talago.
Fokus Perbaikan Jalan dan Status Kawasan
Dalam arahannya, Wakil Bupati Candra menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembukaan akses jalan.
Ia mengungkapkan bahwa ruas jalan Simpang Padang menuju Gagoan telah diusulkan masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) sebagai prioritas utama.
“Kita targetkan pembangunan tahap awal hingga Parak Marunggai. Selain itu, akses sepanjang 1,8 kilometer menuju kawasan hutan juga sedang kita upayakan perubahannya agar bisa dibuka dan dimanfaatkan secara legal dan optimal,” ujar Candra.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi, terutama terkait status kawasan hutan dan kondisi geografis.
Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi intensif dengan pihak terkait seperti BKSDA, guna mencari skema kerja sama atau kemitraan yang sesuai dengan regulasi agar pembangunan dapat berjalan lancar.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Drs. Nazar Bakri, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan hukum
Ia menekankan agar setiap langkah pembangunan dilakukan dengan hati-hati dan mematuhi prosedur perizinan yang berlaku, mengingat sebagian wilayah merupakan area konservasi.
Sinergi Kuat Antara Pemerintah dan Perantau
Antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh para perantau yang tergabung dalam PKP.
Sekretaris Jenderal DPP-PKP menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi mewujudkan cita-cita pendahulu dalam membuka dan memajukan kawasan Rimbo Ulu.
Dukungan serupa datang dari unsur adat. Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Paninggahan, E. Datuak Majo Nan Putih, menegaskan kesiapan masyarakat dan kaum untuk mendukung setiap program pembangunan asalkan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat.
Usai pembagian tim, rombongan langsung bergerak meninjau lokasi. Kegiatan napak tilas ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terbukanya isolasi wilayah, meningkatnya produktivitas pertanian, serta kesejahteraan masyarakat Nagari Paninggahan di masa depan.(BO)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »