| Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengapresiasi kinerja Baznas yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi penghimpunan maupun penyaluran zakat. (Foto/Marjafri). |
Berdasarkan data Baznas Kota Sawahlunto, hingga tahap II penyaluran April 2026, total dana zakat yang telah disalurkan secara kumulatif sejak Januari mencapai Rp3 miliar, dengan jumlah penerima manfaat (mustahiq) sebanyak 2.948 orang.
Penyaluran zakat kali ini difokuskan pada dua sektor utama, yakni pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan pendidikan diberikan untuk mendukung keberlangsungan sekolah anak-anak dari keluarga kurang mampu, sementara bantuan modal usaha ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahiq.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra mengapresiasi kinerja Baznas yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi penghimpunan maupun penyaluran zakat.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat (muzakki) untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Kinerja Baznas bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang kepercayaan yang berhasil dijaga dan sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Riyanda dalam sambutannya.
Pemerintah Kota Sawahlunto berharap penyaluran zakat yang tepat sasaran dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan serta penguatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut. (*)
Pewarta: Marjafri
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »