| Jaminan ini disampaikan setelah tim gabungan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pusat perdagangan dan peternakan hewan di dua kecamatan utama, Kamis (21/05/2026). (Foto: Diskominfo). |
Jaminan ini disampaikan setelah tim gabungan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pusat perdagangan dan peternakan hewan di dua kecamatan utama, Kamis (21/05/2026).
Pemantauan yang digelar Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyasar wilayah Kecamatan Kubung dan Kecamatan Bukit Sundi.
Dua kawasan ini menjadi lokasi strategis karena menjadi pusat pasokan ternak bagi masyarakat di Kabupaten Solok.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kebutuhan hewan kurban masyarakat terpenuhi, sekaligus mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar menjelang hari raya.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi yang menggembirakan.
Harga sapi kurban terpantau bergerak stabil dan tidak ada indikasi lonjakan harga yang signifikan.
Di sisi lain, jumlah stok yang ada dinilai masih sangat memadai untuk memenuhi permintaan masyarakat hingga pelaksanaan ibadah kurban tiba.
Kegiatan pemantauan ini dihadiri langsung oleh Kabag Perekonomian Kabupaten Solok Yossi Agusta, S.P., M.Si., didampingi oleh perwakilan Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Bapelitbang, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Yossi Agusta menjelaskan, langkah pemantauan rutin ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasar dan melindungi daya beli masyarakat.
Pemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat agar mekanisme pasar berjalan sehat.
“Berdasarkan hasil pemantauan yang kami lakukan, ketersediaan sapi kurban masih aman dan harga relatif stabil. Pemerintah Kabupaten Solok akan terus mengawasi pergerakan harga dan pasokan, agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Selain mencatat harga dan jumlah stok, tim juga memeriksa kondisi kesehatan hewan yang diperjualbelikan.
Pemerintah memastikan setiap sapi yang ditawarkan memenuhi standar kesehatan, layak dikurbankan, dan aman bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, tim pemantauan dijadwalkan kembali turun ke lapangan pada Senin mendatang, dengan sasaran utama Pasar Muara Panas.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga merata di seluruh wilayah kabupaten.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap kondisi yang kondusif ini dapat membuat masyarakat merasa tenang dan nyaman dalam mempersiapkan ibadah kurban, sehingga suasana menyambut Idul Adha berjalan lancar, khidmat, dan penuh keberkahan.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »