| Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia membantah adanya kebocoran data kementerian. (Foto Ilustrasi/Int). |
Anggia menjelaskan bahwa data yang disebutkan dalam diklaim tersebut memang merupakan informasi terbuka yang dapat diakses publik.
"Data yang beredar ini adalah data yang memang terbuka dan bisa di akses oleh publik. Jadi, tidak benar adanya narasi kebocoran data," sebut Anggia melalui pesan singkat, Jumat (8/5/2026).
Akun X @DailyDarkweb menyatakan seseorang di forum bawah tanah mengklaim telah membocorkan data yang terkait dengan Kementerian ESDM.
Khususnya yang merujuk pada distributor yang terhubung dengan entitas bisnis komersial umum dan operasi distribusi bahan bakar minyak.
Menurut unggahan tersebut, dugaan kebocoran mencakup data terkait distributor, informasi distribusi bahan bakar minyak, referensi entitas bisnis, data operasional dan distribusi komersial, dokumen yang diduga terkait dengan semester kedua 2025.
"Pelaku juga menyebut adanya file PDF yang dapat diunduh yang diduga berisi dataset lengkap," tulis akun X @DailyDarkWeb.
Akun @DailyDarkWeb juga menyatakan meskipun unggahan tersebut tidak tampak merujuk pada data warga yang sangat sensitif, kebocoran yang melibatkan ekosistem distribusi sektor energi tetap dapat menimbulkan risiko operasional dan keamanan, terutama jika berkaitan dengan logistik bahan bakar, infrastruktur komersial, atau visibilitas rantai pasok.
Ia mengklaim potensi risiko tersebut meliputi terbukanya intelijen rantai pasok, penargetan terhadap vendor dan distributor sektor energi, serangan phishing terhadap mitra komersial, pemetaan operasional jaringan distribusi bahan bakar, penipuan bisnis atau upaya penyamaran identitas.
Lalu, peningkatan risiko terhadap ekosistem infrastruktur kritis, organisasi di sektor energi dan sumber daya tetap menjadi target menarik karena peran strategisnya serta keterkaitannya dengan infrastruktur nasional dan operasi rantai pasok. (*)
Sumber: tirto. id
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »