| Presiden RI Prabowo Subianto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Ir. Dadan Hindayana dalam suatu kesempatan. (Foto/Int). |
Namun, Prabowo mengaku tak masalah apabila ada sekolah yang menolak MBG. Dia menyebut sekolah tersebut mungkin murid-muridnya anak orang kaya.
Dia menegaskan tidak akan memaksa semua pihak menerima MBG.
Hal tersebut diungkap Prabowo saat berkunjung ke salah satu Kampung Nelayan Merah Putih, di Gorontalo, Sabtu (10/5) seperti dikutip dari detikFinance.
Mulanya, Prabowo bertanya kepada masyarakat yang hadir dalam kunjungannya di Kampung Nelayan, apakah MBG sudah ada di lokasi tersebut.
Sayup-sayup dia mendengar ada masyarakat yang mengeluh belum mendapatkan MBG.
"Yang tidak perlu, enggak apa-apa ya kan, kalau anak-anak orang kaya enggak perlu (MBG), enggak apa-apa. Benar, enggak dipaksa. Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar," tegas Prabowo dalam video yang disiarkan virtual.
Terkait respons ada warga yang mengaku belum dapat MBG, Prabowo mengaku pihaknya akan mencatat keluhan itu dan segera membuka akses Makan Gratis ke seluruh bagian Gorontalo.
Dia menekankan semua sekolah yang merasa perlu MBG dijamin akan mendapatkannya.
"Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Ada yang belum? Ada yang belum? Ya, nanti yang belum dicatat ya segera. Kita segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita akan berikan MBG semuanya," kata Prabowo.
Prabowo pun menegaskan tujuan dari MBG adalah membuat anak-anak sekolah di Indonesia bisa kuat, rajin belajar, dan semangat bersekolah. (*)
Sumber: CNN Indonesia
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »