| Acara launching berlangsung khidmat di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (11/05/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Solok, DR. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, dan undangan lainnya. (Foto/Oktryoni). |
Acara launching berlangsung khidmat di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (11/05/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Solok, DR. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Wakil Bupati H. Candra, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, tokoh adat, serta para wali nagari se-Kabupaten Solok.
Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia Pelaksana yang disampaikan Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si.
Ia menjabarkan dasar hukum, tahapan, dan gambaran umum pelaksanaan pemilihan.
Tahun ini, sebanyak 23 nagari di wilayah Kabupaten Solok akan menggelar pemilihan secara serentak dengan mengusung tema utama: “Sejuk Warganya, Damai Pilwananya”.
Tema ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga suasana aman, kondusif, dan bebas dari konflik di tengah masyarakat selama proses berlangsung.
Dalam sambutan sekaligus arahannya, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang turut mempersiapkan agenda strategis ini.
Ia menegaskan bahwa momen peluncuran ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal menciptakan kepemimpinan nagari yang berkualitas dan mampu mendorong kemajuan pembangunan di tingkat paling bawah.
“Pemilihan wali nagari adalah pilar demokrasi terdekat dengan masyarakat. Ini momen mencari orang-orang terbaik, yang amanah, dan benar-benar siap melayani. Kami ingin pemerintahan nagari hadir, bergerak, dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tegas Bupati.
Bupati meminta panitia pelaksana, unsur Forkopimda, hingga tingkat kecamatan, untuk terus mengawal setiap tahapan agar berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan.
Ia juga mengajak tokoh adat, Bundo Kanduang, LKAAM, serta seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif menjaga ketertiban.
Menurutnya, keberhasilan Pilwana bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas bersama seluruh warga Kabupaten Solok.
“Keamanan, ketertiban, dan kedamaian adalah harga mati. Jangan biarkan perbedaan pilihan memecah persaudaraan. Mari kita jaga suasana tetap sejuk, agar pemilihan ini menjadi ajang silaturahmi dan pemilihan pemimpin terbaik, bukan ajang perselisihan,” tambahnya.
Di puncak acara, Bupati secara resmi menetapkan jadwal pelaksanaan pemungutan suara, yakni pada 9 September 2026.
Kalimat sakti “Bismillahirrahmanirrahim” diucapkan Bupati disusuli pemukulan gong sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian tahapan Pilwana Serentak 2026.
Kegiatan ditutup dengan pemutaran video sosialisasi tahapan dan jadwal lengkap pemilihan, serta momen penuh makna berupa penandatanganan Deklarasi Damai oleh seluruh unsur yang hadir.
Dokumen ini menjadi janji bersama untuk menjaga integritas, ketertiban, dan kedamaian hingga proses pemilihan selesai dan pemimpin nagari terpilih dilantik.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »