| Pemerintah Kota Solok menegaskan posisi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai mitra strategis pembangunan yang sangat dibutuhkan. (Foto: Oktryoni). |
Pemerintah daerah sangat mengharapkan masukan, saran, hingga kritik membangun dari rekan-rekan wartawan demi menjaga kinerja pemerintahan tetap pada koridor yang benar, apalagi di era keterbukaan informasi saat ini.
Pernyataan ini disampaikan Wali Kota Solok Ramadani Kirana Putra yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Kota Solok yang menetapkan Drs. Raunis Roni sebagai Ketua Terpilih periode 2026–2029.
"Kami dari unsur pemerintah daerah sangat berharap adanya masukan, sumbang saran, bahkan peringatan dari rekan-rekan sekalian. Ingatkan kami, jangan sampai melangkah salah atau keliru. Apalagi di zaman serba terbuka ini," ujar Nurzal Gustim mewakili Wali Kota.Jumat 22 Mei 2026 – Bertempat di Balairung 99.Rumah Dinas Wali Kota Solok.
Ia menyadari, sering kali ada hal-hal di luar jangkauan pengetahuan pemerintah dan aparatur, sementara wartawan memiliki ruang gerak lebih luas dalam mengamati kondisi di lapangan. Karena itu, peran pers sangat dibutuhkan untuk melengkapi informasi bagi pemerintah.
"Jika ada hal yang perlu disampaikan, silakan berikan masukan. Kami percaya rekan-rekan adalah orang berintegritas, berkapasitas, dan bisa berkomunikasi dengan baik," tambahnya.
Pemerintah Kota Solok juga berharap hubungan kemitraan tidak hanya berjalan di antara pimpinan organisasi dengan pemerintah saja, tetapi melibatkan seluruh anggota PWI secara setara.
"Jangan hanya ketua saja yang berbicara atau berhubungan dengan pemerintah. Yang bermitra itu PWI-nya, artinya dari ketua hingga seluruh anggota, semuanya harus memiliki akses dan peran yang setara," tegasnya.
Lebih jauh, pemerintah menginginkan PWI Kota Solok mampu melahirkan wartawan-wartawan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan beretika tinggi, atau yang disebut sebagai wartawan soleh. Tantangan besar selanjutnya adalah merangkul seluruh tenaga kewartawanan di Solok agar bergabung dalam satu payung besar organisasi profesi yang resmi dan kuat, sehingga kekuatan pers di daerah ini semakin terasa.
"Rasanya miris jika nama besar Persatuan Wartawan Indonesia hanya diisi belasan atau puluhan orang, padahal jika bersatu jumlahnya bisa ratusan. Mari kita perbaiki, kita rumuskan cara baru merangkul rekan-rekan potensial sesuai aturan organisasi," ujarnya.
Ia menilai kecerdasan seorang wartawan tidak dilihat dari tingginya gelar pendidikan semata, melainkan dari kualitas pemikiran dan ilmu bermanfaat yang bisa dibagikan saat berinteraksi. "Banyak ilmu yang saya dapatkan bukan dari pembinaan senior, tapi dari kawan-kawan sejawat. Itu kekayaan luar biasa," katanya.
Di akhir sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana Konfercab. Menurutnya, kegiatan kali ini berbeda dari sebelumnya, berjalan lebih tertib, berwarna, dan mencerminkan kedewasaan berorganisasi.
Aspirasi Wartawan: Harapkan Perhatian Lebih, Siap Jalankan Fungsi Kontrol
Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Nafis, mengapresiasi dukungan penuh seluruh elemen di Kota Solok sehingga Konfercab berjalan sukses. Ia menyampaikan aspirasi rekan-rekan wartawan di daerah yang berharap mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, terutama terkait kondisi ekonomi dan kebijakan efisiensi yang berjalan.
"Di tengah kondisi ekonomi dan efisiensi, ada harapan dari rekan-rekan agar keberadaan kami sebagai mitra juga mendapatkan perhatian layak dari Pemda. Kami berharap dengan adanya Tenaga Kerja Daerah (TKD) dan perubahan kebijakan, ada kemudahan dan keuntungan yang lebih baik bagi media," ungkap Widya Nafis.
Ia menegaskan, PWI dan seluruh anggotanya siap bekerja sama dan bermitra dengan pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa fungsi kontrol sosial merupakan tugas pokok pers yang harus tetap dijalankan.
"Niscaya akan ada kritik, itu adalah bentuk tanggung jawab profesi yang akan kami laksanakan sesuai aturan dan koridor yang berlaku," tegasnya.
Terkait kepemimpinan baru hasil Konfercab, Widya berharap Drs. Raunis Roni mampu mewujudkan moto organisasi dan merespons tantangan zaman. Tantangan terbesar bagi ketua terpilih adalah menyatukan seluruh elemen wartawan di Solok ke dalam naungan PWI dengan aturan yang telah disepakati bersama.
Raunis Roni Terpilih Kembali, Tegaskan Prinsip Persatuan dan Keterbukaan
Drs. Raunis Roni secara resmi ditetapkan sebagai Ketua PWI Kota Solok untuk periode 2026–2029. Dalam sambutannya usai penetapan, Raunis Roni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menegaskan prinsip kebersamaan dan keterbukaan akan menjadi landasan kepemimpinannya.
"Saya tegaskan, ini bukan perjuangan saya atau kami semata, melainkan perjuangan kita semua. Maju atau tidaknya organisasi ini tidak ditentukan oleh ketuanya saja, melainkan atas dasar kerja sama kita semua," ujar Raunis Roni.
Ia berjanji tidak akan bertindak sepihak atau membuat kebijakan sendiri. Segala langkah dan kebijakan akan selalu dibahas dan dimusyawarahkan bersama seluruh pengurus dan anggota.
"Insya Allah, dalam kepengurusan saya nanti, tidak ada istilah membuang atau mencampakkan anggota. Siapa pun yang tertinggal akan kita rangkul, siapa pun yang ada akan kita satukan dan kita bina bersama sesuai aturan organisasi," tegas Raunis.
Mengenai hubungan dengan pemerintah daerah, Raunis menegaskan posisi PWI tetap profesional. Ia mengakui pers adalah mitra strategis daerah, namun kemitraan itu tidak berarti kehilangan jati diri dan independensi.
"Walaupun kita bermitra, kita tetap menjaga profesionalitas. Menjadi mitra bukan berarti menutup mata atau menelan mentah-mentah segala hal, tetapi tetap berpegang pada prinsip, kode etik, dan kebenaran," pungkas Raunis Roni.
Kepemimpinan periode 2026–2029 ini diharapkan mampu membawa PWI Kota Solok semakin eksis, solid, dan menjadi garda terdepan penyebar informasi akurat serta beretika bagi masyarakat luas.(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »