| Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Padang yang diketuai Wahyu Hidayat dan sekretaris Delma Putra menyorot kenaikan SiLPA Tahun 2025 sebesar 157,48 miliar Rupiah. (Foto kalase: By). |
Hal itu terungkap dari penyampaian juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang pada rapat paripurna terhadap
Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026.
Salah satu temuan paling mencolok bagi Fraksi Gerindra yang diketuai Wahyu Hidayat dan sekretaris Delma Putra itu, adalah kenaikan SiLPA Tahun 2025 sebesar 157,48 miliar Rupiah, naik 15,79% dibanding SiLPA 2024 (136,00 miliar Rupiah).
Bagi Fraksi Gerindra, SiLPA yang terus meningkat bukanlah tanda keberhasilan penghematan, melainkan indikasi ketidakakuratan perencanaan.
Uang sebesar 157 miliar Rupiah, yang mengendap sepanjang tahun 2025 adalah peluang yang terlewat untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, kesehatan, atau bantuan langsung tunai.
"Kami meminta BPKA dan Bappeda menyajikan root cause analysis mengapa SiLPA membengkak, agar
penyusunan APBD tahun depan lebih presisi," tegas Fraksi Gerindra.
Dari sisi Neraca, kata Fraksi Gerindra, terdapat akumulasi penyusutan mencapai 3,97 triliun Rupiah, tantangan terbesar ke depan yang perlu jadi perhatian adalah pemeliharaan aset.
"Jangan sampai jalan rusak
atau Gedung pemerintah kusam karena anggaran pemeliharaan
tidak memadai."
Dari sisi Laporan Operasional, lanjut Fraksi Gerindra, Pemkot Padang mencatat Surplus
Operasional sebesar 286,66 miliar Rupiah, Ini indikator sehat bahwa pendapatan rutin mampu menutupi beban rutin.
"Surplus ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan cadangan fiskal atau inovasi pelayanan publik, bukan sekadar menjadi angka statistik," katanya. (*)
Editor: Zamri Yahya, SH. I., WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »