| Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUA-PPAS Perubahan) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Padang, Rabu (17/6/2026). (Foto: Hanny). |
Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUA-PPAS Perubahan) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Padang, Rabu (17/6/2026).
Rapat dipimpin unsur pimpinan Pansus II dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perdagangan, Dinas Perikanan dan Pangan, serta Dinas Pertanian Kota Padang.
Dalam forum tersebut, masing-masing OPD memaparkan realisasi program dan kegiatan, capaian pendapatan, serta usulan penyesuaian anggaran yang akan dimasukkan ke dalam KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Pembahasan difokuskan pada sinkronisasi program pembangunan, peningkatan PAD, efisiensi belanja daerah, dan percepatan pelaksanaan program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjelaskan bahwa perubahan anggaran dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika kebutuhan daerah sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Miswar, menegaskan bahwa pembahasan KUA-PPAS Perubahan tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga harus mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah secara maksimal.
"Setelah pembahasan di Pansus II, kami menekankan kepada seluruh OPD, khususnya yang menjadi penghasil PAD, agar menyusun program yang mampu meningkatkan pendapatan daerah. Pemerintah memang berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun di sisi lain kita juga harus mampu memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah sebagai penopang pembangunan," ujar Miswar.
Menurutnya, tren PAD Kota Padang dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cukup baik.
Meski demikian, capaian tersebut belum dapat dijadikan alasan untuk berpuas diri karena masih terdapat potensi yang harus terus digali.
"Alhamdulillah, PAD Kota Padang setiap tahun mengalami peningkatan. Namun, itu belum cukup. Kami ingin setiap OPD terus melakukan inovasi agar target pendapatan bisa meningkat dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah," katanya.
Dalam pembahasan tersebut, Pansus II juga memberikan perhatian serius terhadap sejumlah OPD yang realisasi pendapatannya belum mencapai target yang telah ditetapkan. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi agar kinerja perangkat daerah semakin optimal.
"Kami menyoroti OPD yang belum mampu memenuhi target pendapatan. Jangan hanya fokus pada penyerapan anggaran, tetapi bagaimana target pendapatan yang telah ditetapkan bisa tercapai bahkan melampaui target. Masih ada sektor yang perlu ditingkatkan, termasuk Dinas Pertanian yang realisasinya masih perlu didorong melalui berbagai inovasi," ungkapnya.
Miswar menambahkan, peningkatan kinerja OPD harus diiringi dengan lahirnya program-program kreatif yang tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Padang.
Sebagai tindak lanjut hasil pembahasan, Pansus II DPRD Kota Padang memberikan sejumlah rekomendasi kepada OPD, salah satunya memperkuat koordinasi dan kerja sama antarunit kerja agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.
"Kami merekomendasikan agar setiap unit kerja beserta seluruh timnya membangun kerja sama yang solid. Dengan sinergi yang baik, berbagai target dan program yang telah direncanakan akan lebih mudah diwujudkan. Ini menjadi catatan penting yang kami sampaikan kepada seluruh OPD," tegasnya.
Melalui pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026 tersebut, Pansus II DPRD Kota Padang berharap seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat kinerja pengelolaan keuangan daerah, mengoptimalkan potensi PAD, serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan Kota Padang. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »