| Pemerintah Kota Pariaman menggelar Tabligh Akbar dan Apel Akbar Didikan Subuh di halaman Balaikota Pariaman, Selasa (16/6/2026). (Foto: Diskominfo). |
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah Al-Ustadz Aprinaldi Yunas dan dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi, Sekretaris Daerah, Afrizal Azhar, Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny.Yosneldi Balad, Ketua GOW Kota Pariaman, Ny.Dina Mulyadi, Ketua DWP Kota Pariaman, Ny.Nen Afizal, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah/Kepala Desa, serta santriwan-santriwati MDTA/MDTW se-Kota Pariaman. Kegiatan diawali dengan apel akbar didikan subuh dan dilanjutkan dengan tabligh akbar serta doa bersama.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan kegiatan hari ini sesuai dengan Program Unggulan kami, Yota Balad-Mulyadi yakni ⁹⁹menjadikan Kota Pariaman menjadi kota RISALAH (Beriman, Saleh dan Berahlak).
“Saya bersama Wakil Walikota Pariaman berkomitmen bagaimana syiar agama Islam akan terus ada di Kota Pariaman. Kita memperluas syiar agama islam sampai ke pelosok desa sehinggga kegiatan keagamaan insya Allah akan terus dilanjutkan. Oleh karena itu, kita berharap seluruh elemen masyarakat khsusunya di bidang keagamaan mari sama-sama kita dukung agar program yang kita laksanakan bisa sukses, berkelanjutan dan syiar agama sama-sama kita laksanakan”, ujarnya.
Yota Balad menyebutkan peringatan 1 Muharram tidak hanya diperingati secara seremonial tetapi bagaimana sebagai umat islam kita bisa muhasabah dan hijrah serta memperbaiki diri, memperkuat iman dan peduli sesama umat islam.
“Semoga semangat 1 Muharram ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh warga Kota Pariaman dan dapat menjadi seorang muslim dan muslimat yang lebih baik lagi kedepanya”, ulasnya
Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa didikan subuh merupakan kegiatan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, membentuk akhlak mulia, serta melatih kedisiplinan beribadah sejak dini.
“Kegiatan didikan subuh akan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Pintar pun kita, sehebat apapun kalau tidak mempunyai akhlak yang mulia, tidak punya rasa keimanan pasti tidak akan membawa ilmu yang bermanfaat bagi orang banyak”, terangnya
Ia juga berharap anak-anak yang mengikuti didikan subuh, mari tetap semangat, selalu disiplin dan lebih mengenal agama islam secara mendalam dan hormati guru serta patuh kepada kedua orang tua, sehingga anak-anak Kota Pariaman bisa menjadi anak hebat dan generasi yang tangguh, cerdas kedepannya. (ka/at)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »