Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkab Solok Siap Tingkatkan Standar Keterbukaan Informasi Publik

Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkab Solok Siap Tingkatkan Standar Keterbukaan Informasi Publik
Perwakilan daerah menghadiri secara resmi acara Peluncuran Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Rabu (4/6/2026). (Foto: Diskominfo). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan dan dekat dengan masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Solok. Perwakilan daerah menghadiri secara resmi acara Peluncuran Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Rabu (4/6/2026). 

Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Solok dalam mematuhi amanat undang-undang serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kabupaten Solok diwakili langsung oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah, Eva Nasri. Turut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Susi Sofianti Saidani, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Penyuluhan Statistik (PIPS), Baitul Azwar, serta jajaran staf terkait. 

Acara besar ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Sumatera Barat dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kominfo Provinsi, seluruh kepala dinas komunikasi kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan dan badan publik se-Sumatera Barat.

Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Idham Fadhli, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak bagi setiap lembaga negara. 

Menurutnya, monev tahunan ini adalah instrumen pengukur kinerja sekaligus cermin seberapa jauh lembaga publik mampu menjawab rasa ingin tahu dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat.

“Tata kelola pemerintahan yang sehat dibangun di atas dasar transparansi dan akuntabilitas. Monev ini menjadi sarana evaluasi jujur, di mana kita melihat apa yang sudah baik dan memperbaiki kekurangan yang ada, agar informasi publik menjadi mudah didapat, jelas, dan dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Idham Fadhli di hadapan para peserta.

Secara resmi kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang mewakili Gubernur. 

Ia menekankan bahwa di era keterbukaan saat ini, akses informasi yang lancar menjadi indikator utama good governance atau pemerintahan yang baik. 

Badan publik dituntut untuk tidak hanya menyimpan data, tetapi mengelolanya secara profesional, menyajikannya dengan cepat, dan memastikan kemudahan akses bagi siapa saja yang membutuhkan.

Merespons arahan tersebut, Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Solok, Eva Nasri, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Solok terus bergerak memaksimalkan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta memanfaatkan teknologi digital agar pelayanan informasi semakin efektif dan efisien.

“Bagi kami, kegiatan ini adalah momentum berharga untuk berbenah diri. Kami memandang keterbukaan sebagai jembatan kepercayaan antara pemerintah dan warga. Pemkab Solok siap menyempurnakan sistem pelayanan kami, menguatkan SDM pengelola informasi, dan menjamin setiap data pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas,” tegas Eva Nasri.

Melalui partisipasi aktif dalam agenda tingkat provinsi ini, Pemerintah Kabupaten Solok bertekad mempertahankan standar pelayanan terbaiknya.

Harapannya, prinsip “informasi sebagai hak warga negara” benar-benar terwujud, sehingga pembangunan daerah berjalan lancar dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi semakin kokoh terjaga.(80)

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »