| Kegiatan yang digelar melalui Pondok Al-Qur’an PC BKMT Kecamatan Lubuk Begalung tersebut menjadi momentum bagi jamaah, khususnya kalangan lansia. (Foto: Diskominfo). |
Hadir pada kesempatan itu, Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakarsa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lubuk Begalung, Jasrizal dan Ketua BKMT Kecamatan Lubuk Begalung, Triana Puspa Sari.
Kegiatan yang digelar melalui Pondok Al-Qur’an PC BKMT Kecamatan Lubuk Begalung tersebut menjadi momentum bagi jamaah, khususnya kalangan lansia, untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiah. Khatam Al-Qur’an kali ini juga menjadi pelaksanaan yang kedua kalinya bagi Majelis Taklim Kecamatan Lubuk Begalung.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakarsa, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Lubuk Begalung yang konsisten menghadirkan kegiatan keagamaan di masjid-masjid di wilayah tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Padang melalui program Smart Surau dalam menghidupkan kembali aktivitas masjid dan mushala.
“Hari ini kita di masjid melalui program Pemerintah Kota Padang, yaitu Smart Surau, bagaimana meramaikan masjid dan mushala yang ada di Kota Padang, serta dapat menambah ilmu dan juga mempererat silaturahmi, ukhuwah Islamiah kita di wilayah Kecamatan Lubuk Begalung," katanya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme jamaah yang terus melangkahkan kaki ke masjid untuk mengikuti kegiatan keagamaan. Ikrar berharap kegiatan khatam Al-Qur’an tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jumlah pelaksanaan yang semakin meningkat setiap tahunnya.
“Saya mengucapkan selamat telah melaksanakan Khatam Al-Qur’an yang kedua kalinya. Kalau bisa, berikutnya tiap tahun bisa tiga kali. Semoga kegiatan hari ini menjadi amal ibadah dan diridai oleh Allah SWT," cakapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril. Ia menilai pelaksanaan Khatam Al-Qur’an oleh jamaah Majelis Taklim Kecamatan Lubuk Begalung, khususnya para lansia, merupakan capaian positif yang patut diapresiasi.
“Sangat bangga sekali hari ini dalam kegiatan Khatam Al-Qur’an para lansia kita dari Majelis Taklim Kecamatan Lubuk Begalung. Ini adalah suatu prestasi yang bagus dan ini adalah khatam yang kedua. Ini adalah suatu prestasi untuk Lubuk Begalung. Kecamatan yang lain belum ada Khatam Al-Qur’an untuk Majelis Taklim," terangnya.
Yasril menyebut kegiatan tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi Kecamatan Lubuk Begalung karena hingga saat ini pelaksanaan khatam Al-Qur’an bagi Majelis Taklim belum dilakukan oleh kecamatan lainnya. Ia berharap kegiatan itu dapat menjadi barometer kemajuan kehidupan keagamaan masyarakat Lubuk Begalung ke depan.
Selain mendorong kegiatan keagamaan, Yasril menilai program Smart Surau perlu terus dikembangkan dengan inovasi yang menyasar seluruh kelompok masyarakat, termasuk kalangan lansia. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Ini adalah untuk Smart Surau. Smart Surau untuk para lansia ini juga perlu kita berikan inovasi atau program unggulan yang akan diberikan oleh Pak Wali Kota nantinya, baik itu oleh Pak Fadly Amran dan juga Pak Maigus Nasir. Terakhir, jagalah kekompakan, karena membangun itu perlu kompak," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BKMT Kecamatan Lubuk Begalung, Triana Puspa Sari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyemarakkan aktivitas Islami dan religius di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Smart Surau yang mendorong masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pembinaan masyarakat.
“Bersama kita menyemarakkan kegiatan-kegiatan yang Islami dan religius, sesuai juga dengan kita mendukung sekali program dari Pak Wali Kota untuk Smart Surau-nya," terangnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih jauh, Al-Qur’an harus dipelajari, diamalkan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membentuk karakter generasi penerus.
“Bagaimana supaya Al-Qur’an itu tidak tentu disimpan saja di dalam lemari, tetapi untuk kita pelajari dan amalkan. Mulai dari anak-anak kita, generasi penerus kita, dan keluarga kita masing-masing. Kita niatkan di hati agar Al-Qur’an itu nanti menjadi pedoman hidup kita," ungkainya.
Kegiatan Khatam Al-Qur’an tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat memakmurkan masjid dapat tumbuh dari kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Melalui keterlibatan jamaah lintas generasi, kegiatan keagamaan diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat Smart Surau dalam membangun masyarakat Kota Padang yang religius dan berkarakter. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »