Porprov XVI Sumbar Makin Dekat, Wali Kota Solok Pasang Rem: Anggaran Tak Boleh Serampangan

Porprov XVI Sumbar Makin Dekat, Wali Kota Solok Pasang Rem: Anggaran Tak Boleh Serampangan
Wali Kota Solok saat memimpin rapat sosialisasi penggunaan anggaran sekaligus mekanisme pertanggungjawaban dana kegiatan di Ruang Rapat Zarhismi Ajiz, Kantor Wali Kota Solok, Kamis (17/9/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Gemuruh Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 semakin dekat. Namun sebelum pertandingan dimulai dan para atlet berlaga, Pemerintah Kota Solok lebih dulu memberi perhatian serius pada satu hal yang tak kalah penting: bagaimana setiap rupiah anggaran Porprov dikelola dan dipertanggungjawabkan.

Pesan tersebut ditegaskan Wali Kota Solok saat memimpin rapat sosialisasi penggunaan anggaran sekaligus mekanisme pertanggungjawaban dana kegiatan di Ruang Rapat Zarhismi Ajiz, Kantor Wali Kota Solok, Kamis (17/9/2026). Forum itu menjadi bagian dari persiapan agar pelaksanaan Porprov tidak hanya sukses secara kegiatan, tetapi juga tertib secara administrasi.

Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan dibuka secara resmi pada 2 Oktober 2026. Kota Solok dipercaya menjadi lokasi pembukaan, dengan upacara direncanakan berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Solok. Persiapan pun memasuki fase penting menjelang dimulainya pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Di balik persiapan venue, atlet, pertandingan, dan berbagai agenda pendukung, pengelolaan keuangan menjadi perhatian tersendiri. Pemerintah Kota Solok ingin memastikan seluruh pihak memahami sejak awal batasan, prosedur, dan mekanisme penggunaan dana yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Solok, Ketua KONI Kota Solok, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta para kepala OPD terkait. Kehadiran lintas unsur itu memperlihatkan bahwa pengelolaan anggaran Porprov membutuhkan koordinasi dan pemahaman yang sama dari seluruh pihak yang terlibat.

Mekanisme penggunaan anggaran dibahas secara rinci. Mulai dari prosedur pencairan dana, penggunaan anggaran, hingga sistem pelaporan dan pertanggungjawaban menjadi bagian yang disosialisasikan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Bagi Wali Kota Solok, ukuran keberhasilan Porprov tidak berhenti pada meriahnya pembukaan atau suksesnya pertandingan. Tata kelola keuangan juga menjadi bagian penting yang harus dijaga sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

“Kita ingin Porprov XVI berjalan lancar, aman, dan tertib. Termasuk dalam hal pengelolaan anggarannya—harus transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Wali Kota Solok.

Pesan tersebut menjadi penekanan agar tidak ada ruang bagi penggunaan anggaran yang keluar dari ketentuan. Setiap tahapan harus memiliki dasar yang jelas, dokumen yang lengkap, serta pelaporan yang dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku.

Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antarpihak. Pemerintah daerah, KONI, OPD, serta unsur terkait lainnya diminta bergerak dalam satu pemahaman agar pelaksanaan Porprov berjalan efektif dan tidak tersandung persoalan administrasi.

“Sinergi antar seluruh pihak sangat diperlukan agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi keberhasilan acara ini,” ujarnya. Dengan demikian, pengawasan terhadap anggaran ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keberhasilan penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar.

Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme keuangan dan pertanggungjawaban. Menjelang pembukaan Porprov XVI pada 2 Oktober 2026, Kota Solok kini bukan hanya bersiap menyambut para atlet dan kontingen, tetapi juga memastikan pesta olahraga tersebut berlangsung dengan tata kelola anggaran yang tertib, transparan, dan akuntabel. (80)

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »