| Menantu Amien Rais itu mengundurkan diri dan digantikan sementara oleh Ustaz Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai Ummat. (Foto: Diskominfo). |
Menantu Amien Rais itu mengundurkan diri dan digantikan sementara oleh Ustaz Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai Ummat.
Perihal pengunduran diri Ridho Rahmadi dan jabatan Plt Ketum Partai Ummat tersebut telah dikonfirmasi oleh Ustaz Idrus Sambo. "Iya, benar," ujar Ustaz Sambo singkat kepada wartawan.
Sementara itu dalam siaran pers, Majelis Syura Partai Ummat selaku lembaga permusyawaratan tertinggi pimpinan partai Ummat telah menyampaikan pernyataan resmi kepada sahabat pengurus, kader dan simpatisan Partai Ummat, jajaran media massa, rekan-rekan jurnalis, serta masyarakat Indonesia, terkait langkah strategis konsolidasi internal serta penyegaran didalam struktural pada Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat.
Ustaz Ansufri Idrus Sambo menyampaikan telah digelar Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada Rabu, 26 Agustus 2026 dengan menghasilkan keputusan 4 poin penting pernyataan resmi sebagai berikut:
Pertama, penerimaan pengunduran diri Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Majelis Syura Partai Ummat. Majelis Syura secara resmi telah menerima surat pengunduran diri tertulis yang diajukan oleh Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat.
Ketentuan putusan tersebut merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat, Majelis Syura menghormati keputusan tersebut dan menyatakan menerima pengunduran diri yang dimaksud.
Kemudian Majelis Syura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam atas seluruh dedikasi, khidmat perjuangan, dan kontribusi nyata yang telah dicurahkan selama menakhodai kepengurusan eksekutif pusat Partai Ummat.
Kedua, penegasan perputaran roda organisasi biasa tetapi kedua tokoh yang dimaksud Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat tetap aktif berjuang bersama membesarkan dan memajukan Partai Ummat.
Majelis Syura menegaskan kepada publik bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan bentuk perputaran roda organisasi berkala yang biasa terjadi demi penyegaran berkepanjangan serta pembagian beban kerja struktural di tingkat pusat. Langkah ini diambil secara kolektif untuk memastikan gerak partai menjadi lebih dinamis dan responsif.
"Kedua tokoh pimpinan utama tersebut dipastikan tetap aktif berjuang di dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru," tegas Ustaz Ansufri Idrus Sambo
Selanjutnya, kata, Ustaz Ansufri, poin penting yang Ketiga, adalah Penetapan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat Guna menjamin kepastian hukum, kelancaran administrasi, serta menjaga ritme kerja organisasi di tingkat pusat agar tetap solid berjalan,
Majelis Syura Partai Ummat menetapkan Ansufri ID Sambo (Sekretaris Majelis Syura) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat. - Muhammad Sadiq sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat.
"Adapun Penunjukan formasi transisi ini berbasis pada prinsip meritokrasi, integritas, serta loyalitas, guna memastikan gerak administrasi dan operasional kepengurusan pusat tetap berjalan efektif," kata Ketua Harian DPP Partai Umat Heikal Safar yang mengutip hasil penetapan Majelis Syura.
Selanjutnya, menurut Ustaz Ansufri, poin penting yang keempat adalah komitmen perjuangan Partai Ummat.
Partai Ummat di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) selaku pimpinan eksekutif yang baru tetap utuh, solid, dan berkomitmen penuh mengawal visi luhur partai dalam menegakkan keadilan serta memberantas kezaliman di Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengurus Pusat ditugaskan untuk segera melakukan konsolidasi organisasi nasional serta mempersiapkan proses pendaftaran perubahan administratif kepengurusan transisi ini kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia guna mendapatkan pengesahan resmi.
Sementara Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus di daerah dan kader di seluruh Indonesia untuk tetap fokus menjalankan program kerja partai dan bersatu padu mendukung kepemimpinan transisi yang sah.
"Ini untuk wujudkan kesejahteraan rakyat di seluruh Indonesia dengan konsisten perkuat ekonomi kerakyatan sesuai misi dan visi Partai Ummat," ujarnya. (*)
Sumber: JPNN
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »