Pelantikan pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Padang Panjang berjalan damai dan penuh semangat kebersamaan, Senin (24/8/2026). (Foto: Diskominfo). |
Transisi kepemimpinan dari Ketua PWI periode lama, Datuk Penghulu Asril, kepada ketua baru, Bento, dinilai berjalan mulus tanpa perpecahan.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Anis memberikan arahan agar pengurus baru segera berkonsolidasi, melibatkan tokoh lama sebagai penasihat, dan berperan meluruskan isu investasi yang kerap dipelintir.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menegaskan komitmen keterbukaan informasi dan kerja sama yang erat dengan media.
Pelantikan ketua baru Bento beserta jajaran pengurus PWI Padang Panjang berlangsung penuh kehangatan.
Wali Kota Hendri Anis memuji transisi kepemimpinan yang berjalan lancar tanpa perpecahan.
Kepada ketua baru yang berusia muda, ia meminta segera memperkuat konsolidasi internal organisasi dan melibatkan tokoh-tokoh lama sebagai penasihat agar menjadi penimbang kebijakan.
Secara khusus, Wali Kota menyoroti isu investasi yang kerap digiring seolah-olah pemerintah tidak ramah investasi.
"Kita tidak melarang investasi, kita mendukung investasi, tetapi investasi itu tentu harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Wartawan dinilai memiliki peran strategis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami bahwa rambu-rambu perizinan dan peruntukan lokasi bukan penghalang, melainkan koridor yang harus dipenuhi demi kepentingan bersama.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi juga menyampaikan harapan agar komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dan PWI semakin erat dan terbuka.
Setiap hal yang perlu didiskusikan dapat dilakukan melalui pertemuan tatap muka langsung.
Tersampaikan pula adanya surat dari CBI untuk audiensi yang waktunya akan diatur, kemungkinan pada minggu ini atau paling lambat minggu depan.
Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, turut menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar kepengurusan baru semakin solid dan jaya.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Anis, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, para Datuk, Ninik Mamak, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Bundo Kanduang, Ketua PWI periode lama Datuk Penghulu Asril, Ketua baru Bento beserta jajaran pengurus termasuk Paul, Ketua PWI Kota Solok Raunis Roni, unsur Pemerintah Daerah, serta rekan-rekan wartawan PWI Padang Panjang.
Kota tidak bisa berkembang sendiri — wartawan memiliki peran strategis untuk mengeksplorasi prestasi pembangunan sekaligus saling mengingatkan pemerintah daerah agar tetap pada jalurnya. Berbeda dengan instansi yang kewenangannya terbatas, media memiliki keleluasaan untuk menyampaikan edukasi publik.
"Kita tidak alergi dengan investasi, tetapi berinvestasilah dengan jalannya koridornya," pesan Wali Kota menjadi inti arahan.
Pembiaran terhadap hal-hal yang tidak sesuai aturan pada periode sebelumnya harus dihentikan, dan semua pihak diminta berjalan sesuai ketentuan tanpa kompromi.
Sementara itu, keterbukaan informasi menjadi kunci kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Sinergi antara Polres Padang Panjang dan PWI diharapkan menciptakan pemahaman yang lebih baik antara kepolisian, media, dan masyarakat.
Kepada pengurus baru, arahannya jelas: perkuat organisasi, manfaatkan pengalaman tokoh lama, dan jadikan jurnalisme sebagai kekuatan edukasi publik — agar kemajuan investasi dan kepatuhan terhadap aturan berjalan beriringan demi kemajuan Kota Padang Panjang.
Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, turut mengucapkan: "Selamat atas pelantikan dan amanah jabatan baru yang telah diterima. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan bersama."(80)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »