Biaya Caesar Sempat Menghantui, Ibu Ini Bisa Melahirkan Tenang Berkat JKN

Biaya Caesar Sempat Menghantui, Ibu Ini Bisa Melahirkan Tenang Berkat JKN
Mendengar harus menjalani persalinan secara caesar, Amenoliza sempat diliputi kekhawatiran. (Foto: Hermiko). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Mendengar harus menjalani persalinan secara caesar, Amenoliza sempat diliputi kekhawatiran. Bukan hanya soal kondisi kehamilan, tetapi juga bayangan biaya persalinan yang tidak sedikit.

Guru SMA Negeri 1 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, yang akrab disapa Liza itu akhirnya bisa bernapas lega. Persalinan anak keduanya berjalan lancar dengan biaya pelayanan kesehatan yang dijamin melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Keputusan menjalani operasi caesar datang setelah dokter di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) mempertimbangkan riwayat hipertensi yang dialami Liza. Ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Menjadi peserta JKN sangat membantu meringankan beban saya. Saat dokter di FKTP merujuk saya ke rumah sakit untuk melahirkan secara caesar, biaya persalinan yang besar sempat menghantui saya,” kata Liza.

Sejak awal kehamilan, Liza rutin memeriksakan kondisi kehamilannya. Ia mengikuti alur pelayanan JKN dari FKTP hingga rumah sakit serta memastikan kepesertaannya tetap aktif.

Menurut Liza, kepesertaan JKN memberikan rasa aman ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Tindakan medis, obat-obatan, pemeriksaan USG kehamilan, operasi caesar hingga kontrol setelah persalinan menjadi bagian dari pelayanan yang ia terima sesuai ketentuan JKN.

Persalinan anak pertama hingga anak keduanya dijalani Liza di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu Batusangkar. Pengalaman mendapatkan pelayanan di rumah sakit tersebut pun meninggalkan kesan positif baginya.

“Dari persalinan anak pertama hingga anak kedua, saya merasa puas karena dilayani dengan baik dan bersahabat. Dokter dan perawatnya ramah, komunikasinya juga santun,” ujar Liza.

Bagi Liza, pelayanan kesehatan bukan hanya tentang tindakan medis. Edukasi mengenai perawatan bayi juga menjadi hal penting yang ia dapatkan selama menjalani proses persalinan dan perawatan di rumah sakit.

Kemudahan juga dirasakan setelah buah hatinya lahir. Liza mendapatkan bantuan dari petugas rumah sakit dalam proses pendaftaran kepesertaan JKN untuk bayinya ke BPJS Kesehatan.

“Pelayanan seperti ini membuat kami sebagai orang tua merasa dimudahkan. Kami bisa fokus merawat bayi tanpa harus bingung mengurus administrasi lagi secara mandiri,” tuturnya.

Liza juga merasakan manfaat Aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat memperoleh berbagai kemudahan administrasi, mulai dari mengecek status kepesertaan, mengubah fasilitas kesehatan hingga mengambil antrean secara online.

“Semua kebutuhan administrasi, informasi, hingga pengaduan layanan JKN terasa lebih praktis berkat Aplikasi Mobile JKN karena bisa diakses dalam satu genggaman selama 24 jam,” kata Liza.

Pengalaman tersebut membuat Liza mengajak masyarakat, khususnya keluarga yang sedang mempersiapkan kehamilan dan persalinan, untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif. Menurutnya, perlindungan kesehatan sebaiknya dipersiapkan sebelum kondisi darurat datang.

“Ayo daftarkan diri dan keluarga segera ke BPJS Kesehatan dan jangan sampai sakit baru mau mengurus kepesertaan JKN-nya. Sakit bisa datang kapan saja, sementara kondisi keuangan kita belum tentu mencukupi,” pungkas Liza. (HM) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »