Galodo Solok Rusak 75 Rumah, Pertamina Turun Bawa Sembako hingga Tabung Gas untuk Pengungsi

Galodo Solok Rusak 75 Rumah, Pertamina Turun Bawa Sembako hingga Tabung Gas untuk Pengungsi
PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut bersama Hiswana Migas Sumatera Barat turun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, Rabu (23/9/2026) sore. (Foto: Novrianto). 

BENTENGSUMBAR.COM
– Musibah banjir bandang atau galodo yang melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengundang kepedulian berbagai pihak. PT Pertamina Patra Niaga Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) bersama Hiswana Migas Sumatera Barat turun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, Rabu (23/9/2026) sore.

Bantuan tersebut menyasar kebutuhan mendesak masyarakat yang masih terdampak bencana banjir bandang Solok. Sejumlah bantuan yang dibawa antara lain paket sembako, selimut, popok, hingga tabung gas untuk mendukung kebutuhan warga dan operasional dapur umum.

SBM Sumatra IV Gas Retail, Muhammad Hilal, mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Kami dari Pertamina Patra Niaga Sales Area Sumatera Barat turut menyampaikan rasa prihatin atas terjadinya bencana ini. Semoga bisa segera pulih,” ujar Muhammad Hilal, Rabu sore.

Menurut Hilal, bantuan tahap awal yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, telur, selimut, popok untuk pengungsi, serta tabung gas yang diperuntukkan bagi kebutuhan dapur umum.

“Untuk hari ini kami menyerahkan bantuan berupa paket sembako, selimut, popok untuk pengungsi, dan juga tabung gas untuk keperluan dapur umum,” katanya.

Untuk mempercepat respons awal terhadap bencana, bantuan tersebut diangkut menggunakan satu unit kendaraan pikap menuju lokasi terdampak. Penyaluran ini menjadi bagian dari kepedulian Pertamina terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan setelah bencana.

Hiswana Migas Sumatera Barat turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut. Pertamina mengajak para mitra untuk bergerak bersama membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang dan galodo di Kabupaten Solok.

“Kami mengajak teman-teman Hiswana Migas Sumatera Barat untuk bersama-sama merespons bencana yang sudah terjadi. Saat ini Hiswana Migas juga membantu sembako untuk kebutuhan para pengungsi,” ujar Hilal.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang ikut membantu pemerintah daerah menangani dampak galodo. Menurutnya, bantuan dari unsur vertikal, Forkopimda, pemerintah pusat, serta berbagai pihak menjadi harapan bagi masyarakat terdampak.

“Terima kasih kepada semua pihak. Banyak sekali support, baik dari vertikal, Forkopimda, maupun pemerintah pusat. Alhamdulillah luar biasa dan tentu ini menjadi harapan bagi masyarakat kita yang terdampak,” kata Jon Firman Pandu.

Jon mengatakan kondisi penanganan bencana pada Rabu sore relatif kondusif dan terkendali. Namun, masyarakat tetap diminta bersabar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.

“Yang kita perlukan pertama kesabaran, sabar masyarakatnya. Insya Allah semua kita turunkan secara optimal. TNI, Polri, kejaksaan, semua membantu kita hari ini,” ujarnya.

Dampak galodo juga terlihat dari kerusakan sejumlah rumah warga. Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Solok hingga Rabu sore, sebanyak 19 rumah mengalami kerusakan berat, 16 rumah rusak sedang, dan sekitar 40 rumah mengalami kerusakan ringan.

Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, Pemkab Solok menyiapkan skema hunian sementara sambil mempersiapkan pembangunan hunian tetap. Pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani secara bertahap.

“Jangka pendeknya tentu persiapan dana tunggu hunian. Sementara itu, mungkin yang rumahnya rusak berat kita siapkan hunian tetapnya,” kata Jon.

Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar untuk alat berat yang digunakan dalam penanganan bencana juga menjadi perhatian. Pertamina menyatakan masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok terkait dukungan bahan bakar untuk menunjang proses evakuasi dan pembersihan material akibat banjir bandang.

“Untuk bantuan alat berat sendiri kami tentunya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah, khususnya terkait penyediaan bahan bakar dan masih dikomunikasikan lebih lanjut,” ujar Hilal.

Penanganan pascabencana galodo Solok hingga kini masih berlangsung. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, kejaksaan, dan berbagai unsur lainnya terus melakukan pendataan kerusakan, memenuhi kebutuhan pengungsi, membersihkan material bencana, serta menyiapkan langkah pemulihan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal. (*)

Laporan: Novrianto
Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »