| Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom Meeting ini diikuti tak kurang dari 150 peserta dari perwakilan pengurus pusat hingga daerah di seluruh Indonesia. (Foto: Emil). |
Acara diawali dengan sesi pengantar dan penguatan organisasi yang dipandu Sekjen IKWI Rahmayulis selaku moderator, dilanjutkan pemaparan materi utama oleh Jiean Ajiyanpi N. Antusiasme tinggi terpancar sepanjang sesi diskusi dan tanya jawab, hingga Pengurus Pusat (PP) IKWI memberikan apresiasi khusus bagi para penanya pertama dari berbagai wilayah, seperti Sulawesi Selatan, Bukittinggi, Riau, Jawa Barat, hingga Metro Lampung.
Dalam arahannya, Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana, menegaskan pentingnya menanamkan integritas, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi di era disrupsi teknologi. Menurutnya, kepemimpinan modern tidak hanya menuntut kemampuan manajerial, tetapi juga kekuatan nilai moral agar tidak kehilangan kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi.
“Seorang pemimpin harus memiliki nilai-nilai yang kuat, yaitu integritas, loyalitas, sinergi, dan kemampuan beradaptasi. Jangan sampai kita menjadi pemimpin yang cepat bereaksi tetapi lambat memahami, atau mudah percaya informasi tanpa melakukan verifikasi,” tegas Indah.
Lebih jauh, Indah mengingatkan bahwa literasi digital dan nilai kepemimpinan harus berakar dari unit terkecil, yakni keluarga. Sekolah pertama bagi calon pemimpin masa depan dimulai dari rumah, di mana anak-anak diajarkan kejujuran, tanggung jawab, serta kearifan dalam memanfaatkan teknologi sebelum nantinya terjun ke tengah masyarakat.
Senada dengan hal itu, Ketua Panitia Hari Literasi IKWI 2026, Rabiatun, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Bidang Organisasi dan Bidang Pendidikan PP IKWI. Sinergi internal ini ditujukan untuk menyelaraskan tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas kapasitas sumber daya manusia di tubuh IKWI.
“Kita ingin setiap Ketua IKWI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bukan sekadar menjadi pemegang jabatan, melainkan penggerak organisasi yang mampu merangkul anggota, mengembangkan potensi, dan membangun kerja sama. IKWI tidak akan bertumbuh jika berjalan sendiri-sendiri,” ujar Rabiatun.
Rangkaian acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh Ketua IKWI se-Indonesia melalui pembacaan Deklarasi Literasi Kepemimpinan IKWI oleh Ketua Umum PP IKWI. Momentum ini diharapkan mampu mempererat konsolidasi antara pusat dan daerah, membawa IKWI menjadi organisasi yang kian solid, bernilai, dan adaptif menghadapi tantangan zaman. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »