Rahmat Saleh Raih Penghargaan Pejuang Anggaran Pertanian dan Nelayan Sumbar

Rahmat Saleh Raih Penghargaan Pejuang Anggaran Pertanian dan Nelayan Sumbar
Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I, Rahmat Saleh, menerima penghargaan sebagai Pejuang Anggaran Pertanian dan Nelayan Sumbar. (Foto: Relasipublik.com) 

BENTENGSUMBAR.COM
- Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I, Rahmat Saleh, menerima penghargaan sebagai Pejuang Anggaran Pertanian dan Nelayan Sumbar dalam rangkaian HUT ke-9 media online Relasipublik.com.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Rahmat Saleh dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Barat, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian, kelautan, dan kepentingan petani serta nelayan.

Penghargaan itu diterima oleh Tenaga Ahli (TA) Dapil Rahmat Saleh, Ikhwan, pada puncak peringatan HUT ke-9 Relasipublik.com yang digelar di Restoran Suasso, Padang, Sabtu (12/9/2026).

Pemimpin Redaksi Relasipublik.com, Novrianto, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai konsisten menjaga hubungan baik dengan pers sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan media dan masyarakat di Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kehadiran para undangan di puncak HUT Relasipublik.com ini. Semoga silaturahmi selalu terjalin erat,” ujar Novrianto.

Menurut Novrianto, penghargaan kepada Rahmat Saleh bukan diberikan secara sembarangan. Pihaknya memiliki sejumlah indikator dalam menentukan tokoh yang layak mendapatkan apresiasi, salah satunya berdasarkan rekam kiprah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumatera Barat.

“Kita tidak sembarangan memberikan penghargaan, tapi ada indikator yang kita tetapkan. Hasilnya ada empat tokoh, salah satunya Rahmat Saleh, yang kita melihat gigih dalam memperjuangkan sektor pertanian dan kelautan di Sumbar selama ini,” katanya.

Terpisah, Rahmat Saleh menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Relasipublik.com. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung dalam acara tersebut.

“Sebelumnya saya berterima kasih atas penghargaan ini, dan memohon maaf belum dapat hadir. Namun, perjuangan untuk anggaran pertanian dan nelayan Sumbar adalah amanah yang akan terus kita jalankan,” ujar Rahmat di Padang, Minggu (13/9/2026).

Rahmat menegaskan, perpindahan tugasnya ke Komisi VI DPR RI tidak akan mengurangi komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan di Sumatera Barat. Meski sebelumnya berada di Komisi IV, perhatian terhadap sektor pertanian dan kelautan tetap menjadi bagian penting dari perjuangannya.

“Saya ingin memastikan bahwa suara petani dan nelayan tidak tenggelam di tengah arus kebijakan nasional. Walaupun saya kini bertugas di Komisi VI, saya akan terus menyuarakan aspirasi mereka, baik melalui rapat-rapat resmi maupun komunikasi dengan kementerian terkait,” tegasnya.

Menurut Rahmat, perjuangan untuk petani dan nelayan tidak semata-mata berkaitan dengan besarnya alokasi anggaran. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat nyata dan berpihak kepada masyarakat kecil.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi dorongan moral agar saya tidak berhenti memperjuangkan hak-hak petani dan nelayan. Saya percaya, dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menghadirkan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan,” tutup Rahmat. (*) 


Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »