Hingga Selasa (6/10/2026), Payakumbuh telah mengoleksi 21 medali emas dan terus memburu target besar 40 emas. (Foto: Hermiko). |
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta pun semakin optimistis target tersebut bisa diwujudkan. Raihan 21 emas saat ini dinilai menjadi modal kuat untuk terus menggeber perolehan medali hingga akhir pertandingan.
Optimisme Zulmaeta menguat saat dirinya memberikan dukungan langsung kepada tim futsal Payakumbuh di Lapangan Futsal Situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Futsal Payakumbuh tampil impresif dengan mencatat kemenangan kedua secara beruntun. Setelah mengalahkan Kota Padang 3-1, tim Payakumbuh kembali menumbangkan Kota Sawahlunto dengan skor 2-1.
“Kami optimistis target 40 medali emas tercapai. Saat ini sudah 21 emas, lebih dari separuh target yang kami tetapkan,” kata Zulmaeta.
Tak hanya mengejar medali, Pemerintah Kota Payakumbuh juga telah menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi. Anggaran bonus disebut telah disiapkan dan akan dicairkan setelah seluruh rangkaian Porprov selesai.
“Anggaran bonus sudah kami siapkan penuh. Pencairannya nanti sekaligus setelah seluruh rangkaian kejuaraan selesai,” ujarnya.
Ambisi Payakumbuh bahkan berlanjut ke Porprov berikutnya. Zulmaeta menyatakan Kota Payakumbuh siap mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2028.
Menurutnya, Payakumbuh memiliki sarana olahraga yang cukup memadai untuk menunjang penyelenggaraan berbagai cabang olahraga tingkat provinsi.
“Sarana olahraga kita sudah terfokus dan cukup memadai. Tinggal bagaimana kemauan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Payakumbuh sebagai tuan rumah Porprov 2028,” tegas Zulmaeta.
Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti turut menyampaikan optimisme. Berdasarkan hitungan cepat internal, Payakumbuh saat ini telah mengoleksi 21 emas dan berada di papan atas klasemen sementara Porprov Sumbar 2026.
“Kami optimistis dengan progres perolehan medali saat ini dan menargetkan posisi akhir sebagai juara dua atau runner-up,” kata Chairul.
KONI Payakumbuh juga memasang target tinggi pada cabang sepak bola dan futsal. Kedua cabang tersebut diharapkan mampu mengawinkan medali emas setelah pada Porprov sebelumnya langkah mereka terhenti di babak semifinal.
Ketua AFKOT Payakumbuh Nofriwandi mengatakan tim futsal Payakumbuh telah memastikan tiket ke babak delapan besar setelah mengamankan dua kemenangan.
Selanjutnya, Payakumbuh akan menghadapi Kabupaten Solok Selatan untuk memperebutkan status juara grup. Kemenangan kembali menjadi target utama demi menjaga momentum menuju perebutan medali emas.
Menurut Nofriwandi, perkembangan futsal Payakumbuh tidak terlepas dari pembinaan pemain muda melalui klub dan akademi. Akademi AFKOT saat ini memiliki lebih dari 100 anak didik.
Bahkan, saat seleksi tim Porprov, lebih dari 150 pemain ikut bersaing memperebutkan tempat di skuad utama. Antusiasme tersebut menjadi sinyal bahwa futsal Payakumbuh memiliki basis pembinaan yang terus berkembang.
Dengan 21 emas sudah dikantongi, Payakumbuh kini tinggal mengejar 19 emas lagi untuk mencapai target 40 medali emas. Persaingan menuju papan atas Porprov Sumbar 2026 pun semakin panas, sementara ambisi menjadi tuan rumah Porprov 2028 mulai digaungkan secara terbuka. (HM)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »