31 Alat Berat Dikerahkan! Pembersihan Pascabencana Kabupaten Solok Tembus 95 Persen, DPRD Jadi Sasaran Berikutnya

31 Alat Berat Dikerahkan! Pembersihan Pascabencana Kabupaten Solok Tembus 95 Persen, DPRD Jadi Sasaran Berikutnya
Rapat Evaluasi Progres Pascabencana di Posko Utama Kabupaten Solok, Selasa (6/10/2026). (Foto: Oktryoni). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Penanganan pascabencana di Kabupaten Solok terus dikebut. Puluhan alat berat, kendaraan angkut, hingga personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat pembersihan wilayah terdampak.

Perkembangan terbaru dibahas dalam Rapat Evaluasi Progres Pascabencana di Posko Utama Kabupaten Solok, Selasa (6/10/2026). Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan setelah bencana melanda sejumlah wilayah.

Rapat dipimpin Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul, S.Sos. Pertemuan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, para Asisten Sekda, serta seluruh Kepala OPD terkait.

Hasil evaluasi memperlihatkan progres signifikan. Pembersihan di dalam bangunan dan ruangan sudah mencapai sekitar 95 persen, sedangkan pembersihan di luar bangunan berada di angka sekitar 70 persen.

Kini perhatian diarahkan ke sejumlah titik yang masih belum tuntas. Area depan Kompleks DPRD Kabupaten Solok menjadi salah satu fokus berikutnya, dengan pembersihan manual menggunakan cangkul dan sekop untuk memastikan material dapat ditangani secara lebih teliti.

Kekuatan alat berat juga menjadi andalan di lapangan. Sebanyak 31 unit alat berat dari Dinas PUPR terus mendukung operasi pembersihan di berbagai titik terdampak.

Tak hanya alat berat, 13 unit kendaraan angkut material juga beroperasi setiap hari. Kendaraan tersebut membantu mempercepat pengangkutan material hasil pembersihan dari lokasi terdampak.

Kekuatan personel turut diperbesar. Personel TNI AL difokuskan membersihkan area pintu masuk dan ruang DPRD, sedangkan 50 personel Polres Solok ikut membantu proses pembersihan setiap hari.

Dukungan dari BNPB juga masih tersedia. Dua unit ekskavator mini BNPB yang telah menyelesaikan pekerjaan di DPMN kini menunggu arahan untuk ditempatkan di lokasi yang membutuhkan dukungan berikutnya.

Untuk mengatasi material hasil pembersihan, Dinas Lingkungan Hidup menetapkan Kawasan Rumah Makan Sungai Kalu sebagai lokasi utama pembuangan. Kawasan Pasar Usang Koto Gadang Guguk disiapkan sebagai lokasi cadangan.

Sementara itu, lokasi pembuangan sementara di SMAN 2 Sumatera Barat sudah mencapai kapasitas penuh. Meski demikian, proses pembuangan material secara umum dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pemkab Solok meminta seluruh instansi melakukan pendampingan selama pembersihan kantor masing-masing. Barang yang masih bisa digunakan harus dipilah, sedangkan dokumen dan aset penting wajib diamankan agar tidak ikut terbuang. Dengan koordinasi Forkopimda, BNPB, BPBD, TNI AL, Polres Solok, Dinas PUPR, DLH dan seluruh OPD terkait, proses pemulihan pascabencana terus digenjot agar berjalan cepat, terarah dan tepat sasaran. (80) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »