| Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi yang hadir bersama sang istri. (Foto: Ist). |
Di tengah kehadiran prajurit aktif, sosok purnawirawan turut mencuri perhatian. Salah satunya mantan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi yang hadir bersama sang istri.
Kehadiran Ade Supandi menjadi gambaran kuatnya ikatan keluarga besar TNI. Meski telah memasuki masa purnawirawan, hubungan dengan institusi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya tetap terjaga.
Momentum HUT ke-81 TNI tersebut mempertemukan dua generasi sekaligus. Prajurit aktif hadir menjalankan tugas kedinasan, sedangkan para purnawirawan datang membawa jejak panjang pengabdian.
Upacara HUT ke-81 TNI dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Presiden hadir bersama jajaran TNI dalam peringatan hari jadi institusi pertahanan tersebut.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan kepada seluruh prajurit TNI. Pengabdian dan pengorbanan prajurit disebut menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Presiden juga kembali menegaskan jati diri TNI sebagai tentara rakyat. Kekuatan TNI, menurut pesan tersebut, tidak dapat dipisahkan dari rakyat dan harus selalu diarahkan untuk kepentingan bangsa dan negara.
Bagi keluarga besar TNI, peringatan HUT ke-81 bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan TNI dibangun melalui pengabdian panjang dari generasi ke generasi.
Ade Supandi sendiri merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang pernah dipercaya menduduki posisi Kasal. Kehadirannya di Cilangkap memperlihatkan bahwa masa purnawirawan bukan berarti terputus dari ikatan sejarah dan persaudaraan TNI.
Suasana peringatan HUT ke-81 TNI pun semakin terasa sebagai ruang silaturahmi lintas generasi. Para prajurit aktif meneruskan tanggung jawab, sementara para senior menjadi bagian dari sejarah panjang perjalanan institusi.
Dari Cilangkap, pesan kuat itu terlihat jelas. Seragam kedinasan boleh dilepas dan masa tugas boleh berakhir, tetapi semangat pengabdian kepada bangsa dan kecintaan terhadap TNI tetap melekat.
HUT ke-81 TNI akhirnya menjadi momentum penting untuk melihat kembali perjalanan pengabdian lintas generasi. Kehadiran Ade Supandi bersama para purnawirawan menjadi salah satu sorotan yang memperlihatkan eratnya ikatan keluarga besar TNI. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »