| Peristiwa ini bukan sekadar kehilangan barang, tetapi menyangkut keberlangsungan sistem peringatan dini yang berperan penting dalam melindungi masyarakat dari ancaman banjir. (Fotdok: Riko). |
Direktur CV Anugerah Nuansa Abadi, Suri Hamdazir, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia segera meneruskannya kepada Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ricky Januar Alexander. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk memeriksa kondisi perangkat dan memastikan komponen yang hilang.
Sekitar pukul 11.05 WIB, Suri bersama Ricky dan tim melakukan pengecekan langsung di lokasi. Hasil pemeriksaan memastikan satu unit aki Kijo deep cycle 12V 100Ah yang berfungsi sebagai sumber daya pemancar sirene EWS Banjir telah hilang. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kehilangan itu diperkirakan terjadi pada Sabtu dini hari. Peristiwa ini menjadi alarm penting bahwa fasilitas mitigasi bencana membutuhkan pengawasan dan perlindungan yang lebih serius.
Keterangan seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan turut memberikan gambaran mengenai dugaan waktu kejadian. Warga tersebut mengaku terbangun sekitar pukul 02.00 WIB setelah mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumah, seperti suara seseorang yang sedang membuka sesuatu secara paksa. Namun, karena sedang sakit dan situasi masih dini hari, ia tidak langsung mendatangi sumber suara tersebut.
Saat memeriksa lokasi pada pagi harinya, warga itu mendapati salah satu komponen peralatan EWS Banjir telah hilang. Meski terdapat keterangan mengenai suara mencurigakan, pihak yang bertanggung jawab atas kehilangan tersebut belum diketahui. Karena itu, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap kronologi dan memastikan penyebab hilangnya komponen penting tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, menegaskan bahwa perangkat EWS Banjir merupakan aset negara yang memiliki fungsi strategis dalam upaya mitigasi bencana. Ia turut mendampingi proses pelaporan kejadian tersebut ke Polsek Kuranji agar kehilangan itu dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah pelaporan ini penting untuk memberikan kejelasan atas kejadian sekaligus mendukung proses penanganan oleh pihak berwenang.
Persoalan ini tidak boleh dipandang hanya sebagai kehilangan satu unit aki. Komponen tersebut berfungsi sebagai sumber daya bagi pemancar sirene EWS Banjir. Jika kehilangan itu menyebabkan perangkat tidak berfungsi optimal, kemampuan sistem dalam memberikan peringatan kepada masyarakat berpotensi terganggu. Dalam situasi darurat, keterlambatan peringatan dapat mempersempit waktu warga untuk menyelamatkan diri, mengamankan keluarga, dan memindahkan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman.
Terlebih lagi, perangkat tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan, tetapi statusnya tetap merupakan aset negara yang harus dijaga. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pemasangan teknologi peringatan dini harus disertai pengawasan, pemeliharaan, serta kepedulian masyarakat. Pemeriksaan kondisi perangkat secara berkala dan tindak lanjut cepat terhadap setiap laporan kerusakan maupun kehilangan menjadi bagian penting untuk memastikan sistem benar-benar siap digunakan ketika bencana mengancam.
Masyarakat Kota Padang, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan rawan banjir, diimbau ikut menjaga fasilitas kebencanaan di lingkungannya. Apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar perangkat EWS, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri. Kehilangan komponen EWS di Pasa Lalang harus menjadi perhatian bersama: fasilitas peringatan dini bukan sekadar perangkat elektronik, melainkan salah satu penunjang keselamatan publik. Menjaga EWS berarti ikut menjaga kesempatan warga untuk menerima peringatan lebih awal ketika banjir mengancam. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »