Eka Putra Buhari Hadiri Pelantikan POBSI Padang, Pengurus Baru 2026–2030 Siapkan Gebrakan Prestasi!

Eka Putra Buhari Hadiri Pelantikan POBSI Padang, Pengurus Baru 2026–2030 Siapkan Gebrakan Prestasi!
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Sabtu (24/10/2026). (Fotdok: Tommi). 

BENTENGSUMBAR.COM
- Pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Padang periode 2026–2030 menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi olahraga biliar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, hadir dalam pelantikan yang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Sabtu (24/10/2026). Dalam kepengurusan baru ini, Raden Yudo Wicaksono Prakoso resmi dilantik sebagai Ketua POBSI Kota Padang.

Kehadiran Eka Putra Buhari bersama perwakilan KONI dan Pemerintah Kota Padang menandai pentingnya sinergi dalam mendorong kemajuan olahraga daerah. Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, dan menyiapkan program kerja yang berorientasi pada prestasi. Dukungan lintas pihak diharapkan membantu POBSI Kota Padang menjalankan agenda secara terarah dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Raden Yudo, POBSI Kota Padang menyiapkan sejumlah program strategis untuk membawa olahraga biliar semakin berkembang. Salah satu agenda yang dirancang adalah POBSI Series sepanjang 2027 dengan target 28 pertandingan selama satu tahun. Empat pertandingan direncanakan berstatus open nasional, sementara satu event internasional juga masuk dalam rencana apabila memperoleh izin. Agenda tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi atlet lokal untuk menguji kemampuan menghadapi pesaing dari berbagai daerah.

Program kompetisi itu menjadi salah satu langkah yang disiapkan kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus jam terbang atlet. Dengan kompetisi yang berlangsung secara rutin, atlet diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan mengukur kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih besar. Kehadiran dukungan Dispora di bawah kepemimpinan Eka Putra Buhari bersama KONI dan Pemerintah Kota Padang menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem olahraga yang semakin kuat.

Raden Yudo Wicaksono Prakoso menyatakan, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus berkomitmen membawa olahraga biliar, tata kelola organisasi, hingga keanggotaan POBSI Kota Padang ke arah yang lebih baik. Menurutnya, potensi atlet yang tersedia perlu dikelola melalui pembinaan yang terencana dan kesempatan berkompetisi secara konsisten. Karena itu, kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, baik dalam penguatan organisasi maupun pencapaian prestasi.

“Potensi atlet biliar di Kota Padang sangat bagus dan melimpah. Kita punya banyak bibit muda hingga atlet nasional yang sudah pernah meraih prestasi di ajang PON maupun tingkat nasional,” ungkap Raden Yudo. Potensi tersebut menjadi modal penting bagi POBSI Kota Padang untuk menyiapkan generasi atlet berikutnya. Pembinaan bibit muda, pendampingan atlet berpengalaman, serta evaluasi kemampuan secara berkala menjadi langkah yang dapat memperkuat daya saing biliar Kota Padang.

Tantangan berikutnya adalah menyiapkan atlet menghadapi sejumlah agenda besar, mulai dari babak kualifikasi PON, PON NTB 2028, hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat. Target tersebut membutuhkan persiapan sejak dini, program latihan yang terukur, serta koordinasi yang baik antara pengurus, pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan olahraga. Kepengurusan baru diharapkan mampu menyusun prioritas agar setiap tahapan pembinaan berjalan sesuai kebutuhan dan target prestasi.

Eka Putra Buhari bersama jajaran Dispora Kota Padang diharapkan terus memperkuat sinergi dengan POBSI, KONI, dan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pengembangan olahraga biliar. Kolaborasi tersebut penting untuk menunjang pembinaan atlet, pelaksanaan kejuaraan, serta pengembangan potensi olahraga di daerah. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, program-program yang dirancang POBSI Kota Padang diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal dan memberi manfaat bagi atlet maupun perkembangan olahraga secara luas.

Pelantikan pengurus POBSI Kota Padang periode 2026–2030 pun menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk mengubah potensi menjadi prestasi. Kehadiran Eka Putra Buhari, kepemimpinan baru Raden Yudo, serta rencana kompetisi sepanjang 2027 menjadi bagian dari langkah pengembangan biliar Kota Padang. Keberhasilan agenda tersebut akan bergantung pada konsistensi pembinaan, kekuatan organisasi, dan sinergi seluruh pihak agar atlet biliar Padang semakin siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (*) 

Editor: Zamri Yahya, WU

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »