| Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si. (Foto: Oktryoni). |
Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Solok, Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si. Agenda strategis tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, jajaran TNI dan Polri, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyatukan kekuatan.
Dalam arahannya yang tegas, Asisten I Zaitul Ikhlas menekankan bahwa penanganan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ia menuntut komitmen penuh dari seluruh instansi demi menyelamatkan kondisi masyarakat yang terdampak.
"Penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama, koordinasi yang kuat, serta data dan informasi yang akurat agar setiap langkah yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," tegas Zaitul Ikhlas di hadapan jajaran pejabat yang hadir.
Rapat evaluasi ini menjadi wadah krusial untuk membongkar berbagai kendala penanganan yang telah dilakukan di lapangan. Selain itu, tim gabungan juga menyisir detail kebutuhan warga yang belum terpenuhi agar setiap perangkat daerah menjalankan perannya secara optimal tanpa ada lempar tanggung jawab.
Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan bahwa hasil rapat evaluasi ini tidak boleh sekadar menjadi catatan di atas kertas. Rekomendasi yang dihasilkan wajib langsung dieksekusi menjadi aksi nyata di lapangan demi percepatan pemulihan kondisi daerah.
Fokus utama aksi cepat ini menyasar tiga poin vital: pemulihan infrastruktur yang hancur, pengembalian pelayanan publik agar kembali normal, serta peningkatan kewaspadaan tinggi terhadap ancaman potensi bencana susulan. Sinergi antara BPBD, TNI, Polri, dan seluruh OPD menjadi kunci utama agar setiap persoalan darurat di lapangan terdeteksi dan tertangani dengan cepat.
Langkah masif ini diambil mengingat ancaman bencana hidrometeorologi masih mengintai wilayah Kabupaten Solok. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi benteng utama dalam melindungi keselamatan jiwa dan aset warga.
Rapat maraton tersebut ditutup dengan kesepakatan bulat untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi tanpa celah. Pemkab Solok menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal masyarakat dari masa tanggap darurat hingga seluruh proses pemulihan tuntas 100 persen. (80)
Pewarta: Oktryoni
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »