| Dipimpin Yutris Can, pengurus baru mendatangi Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M., untuk membangun sinergi strategis dengan pemerintah daerah. (Fotdok: Oktryoni). |
Pertemuan tersebut membawa pesan penting: keberadaan organisasi petani harus mampu memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjadi wadah berkumpul. Wali Kota Solok menyambut baik kehadiran TMI dan berharap organisasi ini tampil sebagai mitra aktif pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperjuangkan kesejahteraan petani. Harapan itu menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk menghadirkan program yang terukur dan menyentuh persoalan mendasar sektor pertanian.
Ramadhani Kirana Putra menekankan pentingnya kolaborasi antara TMI dan Dinas Pertanian Kota Solok agar program organisasi sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan membuka peluang bagi petani untuk memperoleh pendampingan, pelatihan, peningkatan keterampilan, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian. Dengan kerja sama yang terarah, berbagai kebutuhan petani dapat dibahas dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan program yang tersedia.
Tantangan pertanian tidak berhenti pada bagaimana meningkatkan hasil panen. Petani juga membutuhkan kemampuan mengelola usaha, menghitung biaya produksi, menjaga kualitas hasil, hingga menemukan pasar yang memberikan nilai jual lebih baik. Karena itu, TMI Kota Solok diharapkan menjadi ruang belajar dan penguatan kapasitas petani agar usaha tani berkembang secara berkelanjutan. Langkah ini penting supaya peningkatan produksi dapat berjalan beriringan dengan penguatan pendapatan dan daya saing petani.
Ketua DPD TMI Kota Solok, Yutris Can, menyebut audiensi tersebut sebagai langkah penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, organisasi petani harus hadir untuk mendengar kebutuhan anggota, menyerap aspirasi, dan ikut mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi di lapangan. Komunikasi yang terbuka dengan pemerintah dinilai menjadi salah satu modal untuk memperjuangkan kepentingan petani secara lebih terarah.
“Kami ingin TMI benar-benar hadir membantu petani, memperjuangkan aspirasi mereka, dan mencari solusi atas berbagai persoalan di lapangan. Sinergi ini sangat diperlukan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sarana produksi, hingga perluasan akses pasar,” ungkap Yutris Can. Pernyataan tersebut menegaskan arah yang ingin dibangun TMI Kota Solok: memperkuat posisi petani melalui pendampingan, komunikasi, dan kerja sama yang berorientasi pada kebutuhan nyata.
Ketersediaan sarana produksi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan akses pasar menjadi sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian bersama. Jika dikelola melalui program yang tepat, kolaborasi antara organisasi petani dan pemerintah daerah dapat membantu membuka ruang pengembangan usaha tani yang lebih produktif. Namun, keberhasilan upaya tersebut akan sangat ditentukan oleh tindak lanjut konkret, kesinambungan pendampingan, serta kemampuan menyelaraskan kebutuhan petani dengan program yang dapat dijalankan.
Pelantikan DPD TMI Kota Solok yang direncanakan berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Hotel Primere Kota Solok pun diharapkan menjadi titik awal penguatan komitmen organisasi. Momentum tersebut bukan hanya pergantian atau pengukuhan kepengurusan, melainkan kesempatan untuk menetapkan arah kerja, menyusun prioritas, dan membangun kemitraan yang berkelanjutan. Masyarakat tani tentu membutuhkan organisasi yang mampu menerjemahkan aspirasi menjadi langkah nyata, dengan hasil yang dapat dirasakan secara bertahap.
Dengan dimulainya komunikasi bersama Pemerintah Kota Solok, TMI diharapkan dapat mengambil peran dalam memperkuat sektor pertanian, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Tantangan berikutnya adalah memastikan harapan tersebut berlanjut menjadi program yang jelas, terukur, dan berkesinambungan. Bagi Yutris Can dan jajaran pengurus, pelantikan mendatang menjadi awal pembuktian bahwa organisasi petani dapat tumbuh sebagai mitra strategis yang memperjuangkan aspirasi sekaligus membantu membuka peluang kemajuan bagi petani Kota Solok. (80)
Editor: Zamri Yahya, WU
Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA TERBARU
Anda sedang membaca berita terbaru
Anda sedang membaca berita terbaru
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »
Next Post »